5 Dampak Negatif Mengonsumsi Ultra Processed Food
- https://www.pexels.com/photo/man-wearing-polo-shirt-holding-left-chest-128597/
Kesehatan, VIVA Bali – Di balik kepraktisan makanan instan yang sering kita konsumsi sehari-hari, ternyata tersembunyi ancaman yang pelan-pelan menggerogoti kesehatan kita. Ultra processed food bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga diam-diam menyisipkan berbagai bahan kimia seperti gula tambahan, lemak jenuh, dan pengawet buatan.
Banyak orang tidak menyadari bahwa makanan-makanan ini sebenarnya memiliki dampak jangka panjang yang serius. Mulai dari obesitas hingga berbagai penyakit kronis seperti diabetes dan kanker. Lalu, sebenarnya apa itu ultra processed food dan seberapa besar bahayanya bagi tubuh kita?
Apa Itu Ultra Processed Food?
Mengutip laman Prodia Digital, ultra processed food adalah makanan yang telah mengalami berbagai proses pengolahan sehingga seringkali mengubah bentuk asli dari makanan tersebut. Pada proses pengolahan yang panjang, umumnya diberikan berbagai macam zat aditif seperti gula, garam, lemak tidak sehat, pewarna, hingga pengawet buatan.
Makanan ultra proses (UPF) termasuk ke dalam salah satu kategori yang terdapat dalam sistem klasifikasi makanan yang dikembangkan oleh sejumlah peneliti asal Brasil yang dikenal sebagai sistem NOVA. Sistem ini membedakan jenis-jenis makanan bukan berdasarkan nilai gizinya, tetapi berdasarkan sejauh mana makanan tersebut telah melalui proses pengolahan.
Dalam sistem NOVA, makanan dibagi menjadi empat kelompok utama, yaitu makanan yang diproses secara minimal,bahan masakan yang telah diproses, makanan yang diproses, dan makanan ultra proses.
Dampak Negatif Mengonsumsi Ultra Processed Food
Sebenarnya, mengonsumsi makanan ultra proses tidak apa-apa asalkan dalam jumlah yang sedikit. Akan tetapi, jika makanan ini dikonsumsi secara terus-menerus akan memberikan dampak negatif pada tubuh. Dilansir dari laman Alodokter, berikut beberapa dampak negatif dari mengonsumsi ultra processed food.
- Menyebabkan Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra proses secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker. Hal ini terjadi karena kandungan dalam ultra processed food merusak sel-sel sehat dalam tubuh.
- Memicu Penyakit Ginjal
Kandungan natrium (garam) yang tinggi dalam makanan yang diproses panjang dapat memperberat kerja ginjal dan dalam jangka waktu panjang berpotensi menyebabkan kerusakan atau penyakit ginjal kronis.