Fakta Medis Mandi Malam yang Perlu Kamu Tahu
- https://www.freepik.com/free-photo/handsome-african-american-man-with-naked-torso-takes-shower_3983095.htm
Kesehatan, VIVA Bali – Di masyarakat, sering terdengar anggapan bahwa mandi malam bisa menyebabkan rematik. Banyak orang akhirnya menghindari mandi setelah pukul delapan malam karena takut sendi mereka jadi kaku atau sakit. Namun, benarkah hal itu terbukti secara medis?
Apa Itu Rematik
Rematik adalah istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan penyakit yang menyerang persendian, otot, atau jaringan di sekitarnya. Salah satu bentuk rematik yang paling sering adalah artritis, yaitu peradangan pada sendi. Penyakit ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor genetik, autoimun, infeksi, dan gaya hidup, bukan dari kebiasaan mandi malam.
Mandi Malam dan Kesehatan Tubuh
Menurut penjelasan Kementerian Kesehatan RI, mandi malam tidak terbukti menyebabkan rematik. Air yang digunakan untuk mandi, baik pagi, siang, atau malam, tidak berhubungan langsung dengan peradangan sendi. Justru mandi malam dengan air hangat bisa membantu tubuh lebih rileks, memperbaiki kualitas tidur, dan meredakan pegal setelah beraktivitas seharian.
Kapan Mandi Malam Bisa Jadi Masalah
Meskipun tidak menyebabkan rematik, mandi malam bisa berisiko bagi orang dengan kondisi tertentu. Misalnya, penderita asma atau orang dengan daya tahan tubuh lemah bisa lebih mudah kedinginan jika mandi dengan air terlalu dingin. Risiko ini bisa diatasi dengan menggunakan air hangat.
Pentingnya Gaya Hidup Sehat
Rematik lebih erat kaitannya dengan pola makan tidak sehat, obesitas, kurang olahraga, atau faktor genetik. Untuk menjaga kesehatan sendi, dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga berat badan ideal, serta rutin berolahraga ringan.