Rambut Basah Saat Tidur, Mitos Atau Fakta Dampaknya?

Ilustrasi seseorang tidur dengan rambut agak lembap.
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-perempuan-kaum-wanita-relaksasi-7623552/

Lifestyle, VIVA Bali – Banyak orang memiliki kebiasaan mencuci rambut di malam hari sebelum tidur. Pertanyaannya, apakah aman untuk tidur dengan rambut yang masih dalam keadaan basah? Mitos dan fakta seputar kebiasaan ini seringkali beredar, mari kita telaah lebih lanjut dampaknya bagi kesehatan rambut dan kulit kepala.

Mitos dan Fakta Seputar Rambut Basah Saat Tidur

Mengulik Sisi Psikologi dari Keserakahan

 

Ada banyak anggapan mengenai tidur dengan rambut basah, mulai dari menyebabkan masuk angin hingga merusak rambut. Laman kesehatan asing seperti Healthline, dikutip dari artikel tentang tidur dengan rambut basah, menjelaskan bahwa secara umum, tidur dengan rambut basah tidak menyebabkan masuk angin, namun dapat menimbulkan beberapa masalah. Masalah utama yang mungkin timbul adalah rambut menjadi lebih rentan terhadap kerusakan akibat gesekan dengan bantal saat basah, yang bisa menyebabkan rambut kusut, patah, atau bahkan jamur pada kulit kepala jika kelembapan tidak mengering sempurna.

Dampak Pada Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala

Ini Dia Arti 1312 dan Sejarahnya

Kelembapan yang terperangkap di kulit kepala akibat rambut basah yang tidak mengering dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan jamur, berpotensi menyebabkan ketombe atau infeksi kulit kepala. Laman seperti Dove, dikutip dari panduan kesehatan kulit kepala, menyarankan agar rambut benar-benar kering sebelum tidur untuk menjaga kesehatan kulit kepala. Selain itu, rambut basah lebih elastis dan rentan patah. Tidur dengan rambut basah dapat menyebabkan rambut tertarik dan rusak, terutama jika Anda memiliki rambut yang panjang atau sering bergerak saat tidur.

Rekomendasi dari Pakar dan Organisasi Kesehatan

Halaman Selanjutnya
img_title