Persahabatan Retak? Begini Cara Pulih dari Friendship Breakup!
- https://www.pexels.com/photo/woman-looking-at-sea-while-sitting-on-beach-247314/
- Sahabat Cerminan Diri Sendiri
Ketika sudah menjalin persahabatan bersama seseorang maka secara gak langsung, kita juga sudah saling membentuk dan menyerap cara pandang mereka ke dalam hidup kita. Kemudian ketika persahabatan itu retak, kita secara otomatis akan merasa kehilangan bagian dari diri sendiri. Perpisahan ini juga terkadang bisa memunculkan krisis identitas kalau gak langsung ditangani.
- Sering Menganggap Akan Bertahan Selamanya
Waktu kecil, sering kali kita diajarkan kalau sahabat sejati itu pasti selalu ada. Bahkan, ketika hidup kita berubah pun mereka akan tetap ada di sana. Oleh karena itu, waktu hubungan pertemanan rusak kita akan merasa dikhianati oleh harapan sendiri. Ekspektasi yang gak sesuai dengan realita tersebut bisa membuat kita lebih terkejut dibandingkan dengan putusnya hubungan asmara yang sudah diprediksi sebelumnya.
- Tidak Ada Kata “Putus”
Berbeda dengan putus hubungan dengan pacar, friendship breakup ini sering terjadi tanpa adanya konfrontasi yang jelas. Tiba-tiba kita merasa dijauhkan, gak lagi diajak ngobrol, atau bahkan perlahan dilupakan. Hal tersebut justru terasa lebih sakit karena kita gak tahu salah kita di mana dan juga merasa bingung apakah kita berhak untuk merasa sedih atau gak. Ketidakjelasan ini memperpanjang rasa sedih yang gak bisa kita akui ke siapa pun.