Bukan Sekadar Hiburan, Ini Fakta Ilmiah Manfaat Musik untuk Kesehatan Mental!

Ilustrasi seorang wanita yang bahagia saat mendengarkan musik.
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-mengenakan-headphone-hitam-3786522/

Lifestyle, VIVA Bali – Bayangkan ketika sebuah lagu lama tiba-tiba terdengar di radio, dan seketika perasaan Anda kembali pada kenangan masa lalu. Atau saat tubuh terasa lelah, lalu musik bertempo cepat membuat langkah terasa lebih ringan. Fenomena sederhana ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh musik terhadap suasana hati dan kondisi mental kita.

Stres Berat Bisa Bikin Rambut Rontok Parah!

Secara ilmiah, hal ini dapat dijelaskan melalui cara otak merespons musik. Menurut laporan Time, mendengarkan lagu kesukaan dapat memicu pelepasan dopamin, yaitu zat kimia bahagia yang juga hadir ketika kita menikmati makanan favorit atau merasakan jatuh cinta. Itulah sebabnya musik mampu memberi efek menyenangkan secara instan, bahkan tanpa perlu usaha yang besar.

Lebih jauh lagi, musik berhubungan dengan amigdala, bagian otak yang berperan sebagai “alarm emosi.” Inilah alasan mengapa lagu dengan nuansa sedih dapat menimbulkan rasa mellow, sementara musik energik bisa membuat tubuh ingin bergerak. Penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Neuroscience bahkan menyebutkan bahwa musik memiliki kemampuan menenangkan sistem saraf, menurunkan detak jantung, dan mengurangi rasa cemas.

Hargai Kreativitas, Tolak Buku Bajakan Demi Literasi Berkualitas

Selain itu, musik juga terhubung dengan hippocampus, yang dapat diibaratkan sebagai “bank memori” di otak. Karena itu, sebuah melodi tertentu sering kali mampu membangkitkan kenangan lama, baik itu momen indah masa sekolah maupun perasaan hangat dari pengalaman personal lainnya. Hubungan emosional ini menjadikan musik terasa begitu personal dan berbeda bagi setiap orang.

Manfaat musik juga meluas hingga ke kehidupan sehari-hari. Berbagai studi menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat meningkatkan fokus, kreativitas, dan kualitas tidur. Dengan kata lain, musik bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga alat sederhana untuk menjaga keseimbangan mental dan emosional.

Rambut Basah Saat Tidur, Mitos Atau Fakta Dampaknya?

Tentu saja, efek yang muncul sangat bergantung pada jenis musik dan kondisi emosional seseorang. Musik bertempo cepat dapat menjadi dorongan energi saat lelah, sedangkan musik instrumental lembut lebih tepat digunakan ketika ingin menenangkan pikiran. Apapun pilihannya, musik tetap dapat menjadi “obat instan” yang selalu tersedia—cukup dengan menekan tombol putar, suasana hati bisa berubah seketika.

Halaman Selanjutnya
img_title