BPBD Jembrana Tindak Cepat Longsor dan Kebakaran
- https://www.instagram.com/p/DPkvdM4EYVT/?img_index=2&igsh=cmJmdXQxdGpibnRl
Jembrana, VIVA Bali –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi melaksanakan kegiatan assesment terhadap sejumlah bencana yang terjadi di Desa Pohsanten dan Kelurahan Pendem, Kabupaten Jembrana.
“Assesment ini dilakukan sebagai langkah awal dalam penanganan dan pengajuan bantuan rehabilitasi,” tulis BPBD Jembrana dalam unggahan di akun Instagram resmi @bpbdjembranabali.
Di Desa Pohsanten, terdapat dua kejadian bencana, yaitu tanah longsor di Banjar Dangin Pangkung Jangu serta kebakaran tempat usaha kayu di Banjar Munduk.
Hasil assesment untuk longsor menunjukkan bahwa senderan bahu jalan mengalami kerusakan dan berpotensi longsor kembali jika tidak segera dilakukan perbaikan. BPBD akan segera berkoordinasi dengan Dinas PUPRPKP Kabupaten Jembrana untuk tindak lanjut penanganannya.
Sementara itu, kebakaran yang melanda tempat usaha kayu milik warga di Banjar Munduk masih dalam proses penyusunan proposal pengajuan bantuan. Rencana bantuan yang diajukan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) Kabupaten Jembrana berupa santunan penguatan ekonomi untuk mendukung pemulihan usaha warga terdampak.
Sedangkan di Kelurahan Pendem, longsor terjadi di Lingkungan Satria, tepatnya di ujung gang pinggir sungai sebelah utara Pura Taman Beji. Longsor sepanjang sekitar 20 meter dan tinggi 10 meter ini berpotensi meluas, sehingga membutuhkan penanganan khusus berupa pembangunan senderan. Akibat kejadian ini, satu rumah warga kehilangan akses keluar masuk dan menjadi prioritas penanganan darurat.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait akan terus memperkuat koordinasi guna mempercepat penanganan serta menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.