Nelayan Jadi Garda Terakhir Pencarian Korban Hanyut Jembrana

Kordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana
Sumber :
  • https://rri.co.id/denpasar/daerah/1983254/sar-hentikan-pencarian-korban-hanyut-jembrana-belum-ditemukan

Jembrana, VIVA BaliUpaya pencarian terhadap Abdurahman Agus (57), pekerja proyek asal Jombang yang hilang terseret arus di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bilukpoh, Mendoyo, kini memasuki fase baru. Setelah operasi resmi dihentikan pada Selasa, 18 November 2025 sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), harapan untuk menemukan korban kini bertumpu pada pemantauan nelayan dan masyarakat pesisir Jembrana.

img_title Bahasa Melayu Loloan Resmi Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional 2026

Dikutip dari rri.co.id/denpasar, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana, Dewa Hendri Gunawan menjelaskan bahwa selama tujuh hari pencarian, Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai, pesisir pantai, hingga wilayah perairan Delod Berawah dan Tembles, Desa Penyaringan. Namun hasilnya tetap nihil. "Proses pencarian resmi ditutup di hari ke-tujuh ini. Namun, sampai sekarang masih nihil (belum ditemukan)," jelasnya, Selasa.

Meskipun operasi resmi ditutup, koordinasi lintas pihak tetap dilanjutkan. Hendri menyebutkan bahwa nelayan menjadi unsur paling penting dalam pemantauan lanjutan, mengingat korban diperkirakan sudah terbawa arus hingga ke laut. "Koordinasi dengan nelayan tetap kami lakukan sebagai antisipasi berbagai kemungkinan. Kami mohon kerjasama seluruh masyarakat juga, terutama yang tinggal di pesisir," ujarnya.

img_title KSOP Benoa Siaga 24 Jam, Posko Angkutan Laut Nataru Siap Layani 150 Ribu Penumpang

Para nelayan pesisir Delod Berawah hingga Penyaringan memiliki peluang terbesar menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Aktivitas mereka yang rutin melintas di area perairan memungkinkan pemantauan yang lebih intens dibandingkan operasi darat. Basarnas menegaskan bahwa laporan sekecil apa pun dari masyarakat akan ditindaklanjuti segera.

Peristiwa ini sebelumnya terjadi pada Rabu sore, 12 November 2025, ketika tiga pekerja proyek rehabilitasi bendung Tlepus terseret arus sungai yang mendadak meluap saat mereka mandi setelah bekerja. Dari tiga pekerja tersebut, satu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, satu berhasil selamat, sementara Abdurahman Agus hingga kini masih dinyatakan hilang.

img_title Insiden Bendera Dicoret Picu Dorongan Edukasi Kebangsaan bagi Generasi Muda Jembrana

Meski pencarian aktif telah dihentikan, warga Desa Penyaringan dan para nelayan tetap siaga. Mereka berharap keberadaan korban segera ditemukan sehingga keluarga dapat memperoleh kepastian. Sementara itu, pemerintah daerah dan unsur SAR terus memantau perkembangan situasi di wilayah pesisir yang menjadi titik paling potensial ditemukannya korban.