Pemprov NTB dan Unram Bersinergi Percepat Pengentasan Kemiskinan Lewat Desa Berdaya

Penandatanganan kontrak profesor berdampak UNRAM dan Pemprov NTB
Sumber :
  • https://unram.ac.id/wp-content/uploads/202

Mataram, VIVA BaliPemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat upaya percepatan pembangunan desa melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi. Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah menyinergikan Program Desa Berdaya milik Pemprov NTB dengan Program Profesor Berdampak yang dikembangkan Universitas Mataram (Unram). Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus mendorong lahirnya desa-desa yang mandiri dan berdaya saing.

img_title Wagub NTB Ajak Umat Perkuat Kerukunan pada Puncak Sannipata Waisak 2570 BE

Sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dengan Rektor Universitas Mataram, Prof. Sukardi, di Kantor Gubernur NTB di Mataram. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang lebih erat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi guna menghadirkan program pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan, riset, serta pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Dilansir dari ANTARA, Program Profesor Berdampak merupakan sebuah inisiatif Universitas Mataram yang mendorong para guru besar dan profesor untuk tidak hanya menjalankan tugas akademik di lingkungan kampus, tetapi juga terjun langsung ke masyarakat melalui kegiatan pengabdian dan pendampingan di desa. Program ini dirancang agar para akademisi mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat berdasarkan hasil penelitian dan keahlian di bidang masing-masing.

img_title Target Mulai Dibangun 2027, Detail Engineering Design (DED) Jalan Bypass Lembar - Kayangan Dikebut Tahun Ini.

Pemerintah Provinsi NTB menilai konsep tersebut memiliki kesamaan tujuan dengan Program Desa Berdaya yang selama ini menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Program Desa Berdaya berfokus pada pengembangan potensi lokal, peningkatan kapasitas masyarakat, serta penciptaan aktivitas ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan bahwa pembangunan desa tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah semata. Menurutnya, diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

img_title NTB Siap Sambut Raker APPSI 2026, Gubernur se-Indonesia Dijadwalkan Hadir

“Kami memiliki Program Desa Berdaya dan ini sangat memungkinkan untuk disinkronkan. Target akhirnya adalah desa-desa tersebut mampu keluar dari kemiskinan ekstrem,” ujar Lalu Muhamad Iqbal.

Ia menjelaskan bahwa selama ini banyak program pembangunan desa berjalan secara terpisah sehingga hasilnya belum optimal. Dengan adanya kolaborasi bersama Universitas Mataram, pemerintah berharap proses pendampingan masyarakat menjadi lebih terarah, berbasis data dan riset, serta mampu menghasilkan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

Halaman Selanjutnya
img_title