Wagub NTB Ajak Umat Perkuat Kerukunan pada Puncak Sannipata Waisak 2570 BE
- https://ntbprov.go.id/storage/file/1784535507_IMG-
Nusa Tenggara Barat, VIVA Bali –Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun daerah yang damai, harmonis, dan sejahtera. Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, saat menghadiri Perayaan Sannipata Waisak 2570 Buddhist Era (BE)/2026 yang digelar di Vihara Bodhi Dharma, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (19 Juli 2026). Kegiatan tersebut merupakan puncak rangkaian peringatan Tri Suci Waisak yang dihadiri ribuan umat Buddha dari berbagai wilayah di Pulau Lombok.
Dilansir dari Pemerintah Provinsi NTB, kehadiran Wakil Gubernur dalam perayaan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kehidupan beragama yang harmonis di daerah. Dalam sambutannya, Indah Dhamayanti Putri menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki masyarakat NTB merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui sikap saling menghormati, menghargai, dan bekerja sama tanpa memandang latar belakang agama maupun suku.
Menurutnya, ajaran yang dianut setiap agama mengandung nilai-nilai luhur yang mampu mempererat persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk. Karena itu, semangat toleransi tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari budaya masyarakat NTB.
"Terima kasih kepada umat Buddha di Lombok Utara yang telah menunjukkan kepada dunia bahwa di Nusa Tenggara Barat kita hidup dalam keberagaman, saling menjaga toleransi, memberikan rasa hormat dan saling menjaga antara satu dengan yang lain," ujar Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi NTB.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat agar terus memperkokoh rasa persaudaraan sebagai modal sosial dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat menjaga keharmonisan dan persatuan.
"Mari kita terus saling mendoakan, saling menjaga, saling mengingatkan dan terus menjaga kerukunan antarumat yang berada di Nusa Tenggara Barat," tambahnya.
Perayaan Sannipata Waisak tahun ini mengusung tema "Menapaki Jalan Mulia Bersumbangsih Bagi Negeri." Tema tersebut mengajak umat Buddha untuk menerapkan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan bangsa melalui semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan toleransi.