Seblang Banyuwangi, Tarian Mistis Pembersih Desa

Tari Seblang Banyuwangi
Sumber :
  • https://cakdurasim.com/laporan-utama/dokumentasi-karya-budaya-seblang-banyuwangi

Unsur Mistis dan Prosesi Utama

img_title Sistem Bahasa Halus di Provinsi Kalimantan Timur

Inti dari ritual Seblang adalah kondisi trance (kesurupan) yang dialami oleh penari. Sebelum menari, seorang pawang akan mengasapi penari dengan asap dupa dari perapen sambil mengucapkan mantera tertentu. Mantera ini bertujuan agar roh leluhur Seblang masuk dan merasuki tubuh sang penari. Setelah dirasuki, penari akan menari dengan mata terpejam, mengikuti irama gending dan arahan dari pawang. Tarian yang dilakukan dalam kondisi tidak sadar ini menunjukkan kesakralan ritual tersebut.

Selama prosesi ritual berlangsung, penari menggunakan mahkota (omprog) yang unik. Untuk Seblang Olehsari, omprog dibuat dari pelepah pisang hijau segar yang disuwir-suwir, dihiasi bunga-bunga segar yang diambil dari area pemakaman, dan diberi kaca kecil di bagian tengah. Omprog ini diletakkan di kepala hingga menutupi sebagian wajah penari.

img_title Tenun Gringsing, Kain Sakral Bali yang Hanya Ada di Tiga Tempat di Dunia

Ritual yang paling menarik perhatian pengunjung adalah Tundhikan, yaitu proses di mana penari akan melemparkan gulungan selendang (sampur) ke arah penonton. Siapa pun yang terkena lemparan selendang tersebut wajib naik ke panggung dan ikut menari bersama Seblang selama beberapa menit. Tundhikan dipercaya sebagai bentuk pemberkatan dan tolak bala bagi yang terpilih.

Inti ritual juga melibatkan "jual kembang dermo," yaitu gabungan bunga kanthil dan bunga kenanga. Secara filosofis, kembang kanthil bermakna "opo-opo kemintihil" yang ertinya segala sesuatu yang berkah akan mengikuti, sementara kembang kenanga bermakna "keneng-a" atau capailah segala keluhuran para pendahulu. Hal ini mengandung harapan kemakmuran bagi desa dan agar generasi penerus mencontoh leluhur mereka.

img_title Sistem Filosofi dalam Layang-layang Jaipur

Sebagai tarian ritual, kostum penari, pawang, dan sinden seringkali dihiasi dengan motif batik khas Banyuwangi, yaitu Batik Gajah Oling. Meskipun bersifat sangat sakral dan hanya dipentaskan di tempat asalnya, kini Seblang juga telah diadaptasi menjadi seni pertunjukan yang lebih inklusif dan artistik, memungkinkan kekayaan budaya ini dinikmati oleh masyarakat luas tanpa menghilangkan esensi nilai spiritualnya.

Artikel diatas bukan mengajak pembaca untuk mempercayai hal yang bersifat mistis serta metafisika namun hanya memberikan informasi terhadap keyakinan sebagian lapisan masyarakat secara turun temurun yang akhirnya sulit terpisahkan dengan adat istiadat dalam keseharian sebagai masyarakat Indonesia.