Budaya Menggelar Festival Irau saat HUT Kabupaten Malinau
- https://rri.co.id/wisata/1891277/irau-malinau-2025-ditarget-dongkrak-kunjungan-wisatawan
Budaya, VIVA Bali –Hari Ulang Tahun Kabupaten Malinau memiliki pelaksanaan ulang tahun yang berdasarkan pesan yang luhur dalam sosial budaya. Budaya luhur yang hadir dalam acara ini menjadi agenda pererat persaudaraan masyarakat Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara dan sekitarnya. Kabupaten Malinau juga menjadi daerah perbatasan yang menjaga kedaulatan wilayah, namun daerah perbatasan ini juga menampilkan wajah Indonesia yang ramah, berbudaya, dan berdaya saing global.
Hamidin (dalam bnpp.go.id, 2025) menjelaskan bahwa melalui pesta Irau Malinau ini, Kabupaten Malinau dan sekitarnya memperkenalkan diri sebagai daerah perbatasan yang tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menampilkan wajah Indonesia yang ramah, berbudaya, dan berdaya saing global karena semangat Irau adalah cermin komitmen masyarakat Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara dan sekitarnya, dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman.
Irau Kabupaten Malinau 2025 Resmi Dibuka
Budaya menghidupkan simbol budaya dan sosial yang berawal dari nurani dan naluri menciptakan penampilan-penampilan seni budaya yang sarat makna. Irau tahun 2025 dilaksanakan sepenuh jiwa. Pelaksanaan Irau berarti melaksanakan filosofi hidup berkumpul dan bersukacita bersama dengan budaya luhur turun-temurun seperti semangat bergotong-royong, persaudaraan, dan kebersamaan. Hamidin (dalam bnpp.go.id, 2025) menjelaskan bahwa dalam dentuman ritmis dan sorak sorai yang menyatu, seluruh masyarakat menyaksikan bagaimana budaya hidup bukan sekadar ditampilkan, tetapi dirayakan sepenuh jiwa menyertai Irau Malinau, pesta budaya yang bukan hanya milik masyarakat Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara dan sekitarnya, tetapi juga kebanggaan seluruh Indonesia. Hamidin (dalam bnpp.go.id, 2025) mengutarakan Irau, dalam bahasa lokal, berarti berkumpul dan bersukacita bersama yang mana lebih dari sekadar kata, “Irau” adalah filosofi hidup masyarakat Malinau yang diwariskan turun-temurun. Hamidin (dalam bnpp.go.id, 2025) menjabarkan Irau mencerminkan semangat gotong royong, persaudaraan, dan kebersamaan yang telah menjadi napas masyarakat Dayak di pedalaman Kalimantan Utara dan sekitarnaya selama berabad-abad.
Tradisi Irau juga memiliki pesan religius berupa mensyukuri nikmat dari Sang Pencipt hingga belajar berkarakter baik untuk erat semangat kebersamaan seperti berbagi manfaat. Hamidin (dalam bnpp.go.id, 2025) mengutarakan tradisi luhur ini bermula dari pesta rakyat sebagai ungkapan syukur atas panen melimpah atau peristiwa penting lainnya. Hamidin (dalam bnpp.ho.id, 2025) memberi pernyataan namun kini, makna Pesta Rakyat Irau tumbuh jauh lebih besar karena Pesta Rakyat Irau telah menjelma menjadi perayaan kebersamaan lintas suku, lintas agama, dan lintas batas yang mempertemukan seluruh elemen masyarakat dalam satu ikatan kuat: persatuan.
Budaya menyatukan kita adalah semboyan yang hidup dalam Pesta Irau. Budaya sarat makna dari berbagai elemen masyarakat khususnya Suku-suku yang ada di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, dan sekitarnya dibawa dan menuturkan pesan-pesan positif. Sehingga pelajaran positif untuk masyarakat tersedia dalam pelaksanaan Pesta Rakyat Irau dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, dan sekitarnya. Hamidin (dalam bnpp.go.id, 2025) mengutarakan sebagai pesta budaya terbesar di Kalimantan Utara dan sekitarnya, Pesta Rakyat Irau Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara dan sekitarnya menjadi simbol nyata semboyan daerah, “Budaya Menyatukan Kita” yang sarat makna dalam kehidupan hingga setiap tahunnya, masyarakat dari berbagai suku seperti Dayak Lundayeh, Kenyah, Abai, Tidung, Bulungan, dll. tampil dengan pakaian adat, tarian, musik, serta ritual tradisional yang menampilkan kekayaan kearifan lokal.
Tak hanya berisi pesan-pesan bernapaskan adat-istiadat dan hukum positif, Irau memiliki arti kegiatan positif yang menjunjung tinggi pembangunan daerah pada banyak bidang. Hamidin (dalam bnpp.go.id, 2025) mengutarakan lebih dari sekadar pesta rakyat, Irau memiliki makna atau tujuan strategis bagi pembangunan daerah karena Pemerintah Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara dan sekitarnya menjadikan peristiwa penting ini sebagai peristiwa memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Hamidin (dalam bnpp.go.id, 2025) menyimpulkan berbagai kegiatan seperti pameran UMKM, bazar produk lokal, hingga promosi wisata alam memperlihatkan wajah Malinau yang tidak hanya kaya budaya, tetapi juga berdaya saing.