Falsafah Tri Hita Karana di Bali, Kearifan Lokal yang Menginspirasi Dunia
- https://www.shutterstock.com/search/tri-hita-karana
Sementara di pariwisata berkelanjutan, banyak hotel dan resort di Bali yang mendapatkan sertifikasi “Tri Hita Karana Award” karena menerapkan prinsip ini dalam operasional mereka, seperti pengelolaan limbah, pemberdayaan masyarakat lokal, dan penghormatan terhadap kearifan lokal.
Relevansi di Era Modern
Di tengah modernisasi dan globalisasi, falsafah Tri Hita Karana justru semakin relevan. Ketika dunia menghadapi krisis lingkungan, degradasi sosial, dan hilangnya nilai spiritual, Bali menawarkan sebuah model hidup yang seimbang.
Banyak komunitas di luar Bali mulai melirik prinsip ini sebagai inspirasi, terutama untuk membangun pariwisata berkelanjutan, pendidikan berbasis karakter, dan gerakan pelestarian lingkungan.
Pemerintah Provinsi Bali pun secara resmi menjadikan Tri Hita Karana sebagai landasan pembangunan daerah, memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan keberlanjutan sosial dan lingkungan.
Tantangan dan Harapan
Meski begitu, Bali tidak luput dari tantangan. Lonjakan pariwisata, alih fungsi lahan, dan polusi menjadi ancaman nyata terhadap keberlanjutan prinsip Tri Hita Karana.