4 Penyebab Rumah Cepat Berdebu, Nomor 3 Sering Disepelekan!
- https://www.freepik.com/free-photo/mom-girl-cleaning_8218158.
Furnitur berlapis kain, sofa, tirai, hingga karpet adalah “magnet” debu. Serat kain menyimpan partikel halus yang tidak terlihat mata, sehingga meskipun ruangan terlihat bersih, sebenarnya debu sudah menumpuk di permukaan tersebut. Membersihkan permukaan furnitur dengan kemoceng saja tidak cukup. Gunakan vacuum cleaner dengan filter HEPA agar debu benar-benar tersedot, lalu cuci tirai atau karpet secara rutin untuk mencegah akumulasi debu yang lebih parah.
3. Kurangnya Kebiasaan Membersihkan dengan Benar
Banyak orang mengira rumah sudah bersih padahal hanya dipel atau disapu seadanya. Faktanya, debu sering berpindah tempat, bukan benar-benar hilang. Menyapu lantai terlalu kencang justru membuat partikel debu terangkat ke udara dan kembali menempel.
Cara yang lebih efektif adalah mengepel dengan kain microfiber yang mampu menangkap debu halus, atau menggunakan vacuum cleaner. Jangan lupa membersihkan area tersembunyi seperti kolong tempat tidur, sela-sela furnitur, hingga bagian atas lemari yang sering terlupakan.
4. Sumber Debu dari Aktivitas Sehari-hari
Tanpa disadari, aktivitas harian juga menghasilkan debu. Rambut yang rontok, serpihan kulit mati, hingga debu dari pakaian yang dikibas atau sepatu yang dibawa masuk, semuanya berkontribusi. Selain itu, penggunaan alat elektronik seperti kipas angin dan AC juga bisa memicu debu menempel di dinding atau permukaan. Untuk menguranginya, biasakan melepas sepatu sebelum masuk rumah, rajin mengganti sprei, serta rutin membersihkan filter AC atau kipas.