Sering Simpan Jas Hujan di Jok Motor? Ini Dampak Berbahaya yang Jarang Diketahui

Seorang pria mengendarai motor dengan jas hujan
Sumber :
  • @Aldrin Rachman Pradana/https://unsplash.com/id/foto/seorang-pria-mengendarai-skuter-OgaoYjdk1ec?

Lifestyle, VIVA Bali –Tanpa disadari, banyak pemilik motor yang punya kebiasaan menyimpan jas hujan di bawah jok, terutama saat musim hujan.

img_title Bukan Sekadar Sendirian, Ini Alasan Me Time Bisa Bantu Kamu Berkembang

Kebiasaan ini memang terlihat praktis karena jas hujan selalu siap dipakai kapan saja. Namun, siapa sangka kebiasaan tersebut ternyata bisa berdampak buruk pada kinerja mesin motor, bahkan mengurangi usia pakai komponen penting di dalamnya.

Menutupi Saluran Udara dan Tutup Tangki

img_title Punya Asam Lambung? Ini Pilihan Menu Pagi yang Lebih Ramah untuk Perut

Saat jas hujan dipaksakan masuk ke dalam jok motor, posisinya sering kali menutupi saluran udara atau bahkan tutup tangki bensin. Hal ini dapat mengganggu sirkulasi udara yang dibutuhkan untuk proses pembakaran di ruang mesin.

Ketika aliran udara terhambat, proses pembakaran menjadi tidak sempurna, yang akhirnya membuat performa motor menurun, tarikan gas menjadi berat, dan konsumsi bahan bakar bisa lebih boros.

img_title Nongkrong Bukan Cuma Ngopi, Ini Alasan Gen Z Betah Berjam-jam di Coffee Shop

Dampak Langsung pada Kinerja Mesin

Penyimpanan jas hujan di bawah jok dapat membuat asupan udara ke filter udara berkurang, sehingga pembakaran tidak sempurna, efeknya bisa membuat laju motor tersendat-sendat.

Bahkan, dalam beberapa kasus, jika saluran tertutup rapat, motor bisa mati total. Meski demikian, pada motor injeksi (PGM-FI), ketika saringan udara tertutup sepenuhnya, motor biasanya tidak langsung mati, hanya saja lajunya menjadi tersendat dan tidak mulus.

Dalam jangka panjang, kondisi ini juga dapat mempercepat kerusakan pada busi dan komponen injeksi.

Jas Hujan Jadi Cepat Rusak

Selain berdampak pada motor, menyimpan jas hujan di bawah jok juga dapat merusak jas hujan itu sendiri.

Bahan jas hujan yang umumnya terbuat dari plastik atau campuran karet menjadi lebih cepat kaku, getas, dan mudah robek akibat tekanan dan suhu di dalam jok. Alih-alih awet, kebiasaan ini justru memperpendek usia pemakaian jas hujan Anda.

Solusi Penyimpanan yang Lebih Aman

Jika ingin jas hujan tetap awet tanpa mengganggu performa motor, sebaiknya simpan di tempat yang tidak menekan saluran udara atau komponen mesin. Gunakan tas tambahan, box motor, atau pannier khusus.

Alternatif lainnya, pilih jas hujan dengan bahan yang lebih fleksibel dan mudah dilipat sehingga tidak memakan banyak ruang di bagasi.

Halaman Selanjutnya
img_title