4 Mikronutrisi Penting untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Mau Anak sehat? cukupi mikronutrisi lewat pola makan seimbang!
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/asian-lovely-girl-showing-enjoy-expression-with-fresh-colorful-vegetables_3763208.

Kesehatan, VIVA Bali –Di tengah kesibukan dan paparan lingkungan yang penuh risiko penyakit, menjaga daya tahan tubuh menjadi prioritas penting. Sistem kekebalan tubuh adalah benteng pertahanan yang bekerja tanpa henti melindungi kita dari serangan bakteri, virus, dan mikroorganisme lainnya. Untuk menjaga fungsi benteng ini, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup, termasuk mikronutrisi yang sering kali dianggap sepele karena dibutuhkan dalam jumlah kecil. Padahal, peran mereka sangat besar, khususnya vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan mineral zinc.

Stop Begadang! Kenali Bahaya Kurang Tidur dan Cara Mengatasinya

Vitamin C

Dilansir dari labkesmas-baturaja.go.id, Vitamin C atau yang dikenal sebagai asam askorbat adalah salah satu antioksidan terkuat yang larut dalam air. Zat ini membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sekaligus mempercepat proses penyembuhan luka. Tidak hanya itu, vitamin C juga penting untuk pembentukan kolagen, yang berperan menjaga elastisitas kulit, kesehatan pembuluh darah, dan kekuatan jaringan tubuh. Terdapat penelitian yang menunjukkan, konsumsi vitamin C secara cukup dapat mengurangi tingkat keparahan infeksi saluran pernapasan atas dan memperpendek masa sakit.

Jarang Ketemu Bukan Alasan! Begini Cara Pertemanan Tetap Awet di Usia Dewasa

Sumber vitamin C sangat mudah ditemukan di sekitar kita adalah buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, stroberi. Selain itu kita juga bisa mendapatkan vitamin C dari sayuran seperti brokoli serta paprika. Kebutuhan akan vitamin C harian bagi orang dewasa berkisar antara 75 hingga 90 miligram. Tubuh sebenarnya akan membuang kelebihan vitamin C melalui urin, tetapi konsumsi berlebihan dari suplemen bisa menimbulkan efek samping seperti risiko batu ginjal. Oleh karena itu, mengandalkan sumber alami tetap menjadi pilihan bijak.

Vitamin D

Sulit Tidur? Terapkan 5 Kebiasaan Sleep Hygiene Ini

Berbeda dengan vitamin C yang larut dengan air, vitamin D adalah vitamin yang larut dengan lemak, sebagian besar diproduksi oleh tubuh saat kulit terpapar sinar matahari. Vitamin ini membantu tubuh menghasilkan protein antimikroba yang efektif membunuh patogen dan mengurangi risiko infeksi, terutama pada saluran pernapasan. Bentuk yang umum ditemukan adalah vitamin D₂ dan D₃, keduanya sama-sama berperan penting bagi kesehatan.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian sekitar 15 mikrogram, berjemur di pagi hari selama 10 sampai 15 menit bisa menjadi solusi alami. Selain itu, sumber makanan seperti ikan salmon, tuna, tenggiri, kuning telur, daging merah, dan hati juga mengandung vitamin D dalam jumlah baik. Kekurangan vitamin ini dapat menurunkan imunitas, sementara kelebihannya juga dapat menimbulkan efek negatif, sehingga keseimbangan dalam mengonsumsinya harus dijaga.

Halaman Selanjutnya
img_title