Nusa Penida Menuju Green Island Bali
- https://rri.co.id/denpasar/daerah/1956699/bupati-satria-ajak-warga-jaga-kebersihan
Klungkung, VIVA Bali –Bupati Klungkung I Made Satria mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Nusa Penida sebagai Green Island-nya Bali. Ajakan itu disampaikan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema Waste Management Ecosystem di Mandawa Creative Space Amerta Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis, 6 November 2025.
Kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung I Nyoman Sidang serta Camat Nusa Penida Kadek Yoga Kusuma tersebut membahas pentingnya tata kelola sampah yang terintegrasi. Melalui forum ini, pemerintah daerah ingin membangun pemahaman bersama mengenai pengelolaan sampah yang tidak hanya menekankan aspek kebersihan, tetapi juga membuka peluang ekonomi sirkular bagi masyarakat.
Dikutip dari rri.co.id/Denpasar, dalam sambutannya Bupati Satria menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap FGD seperti ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
“Nusa Penida bukan tentang persoalan sampah saja, tetapi infrastruktur dasar juga masih menjadi persoalan yang harus kita garap bersama untuk mendukung perkembangan pariwisata. Maka dari itu, saya mengajak seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati Satria.
Ia menambahkan, gagasan dalam kegiatan Nusa Penida For Tomorrow Event perlu mendapat dukungan dari seluruh desa agar mampu mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
“Semoga dengan adanya kegiatan FGD ini ke depan Nusa Penida bisa menjadi salah satu percontohan penanganan masalah sampah,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Wayan Yadnya menjelaskan bahwa FGD ini merupakan bagian dari Nusa Penida For Tomorrow Event yang menjadi rangkaian Nusa Penida Festival 2025. Ia berharap forum ini menjadi ruang dialog sekaligus kolaborasi lintas sektor untuk mencari solusi konkret terhadap permasalahan lingkungan di wilayahnya.
“Jadi melalui diskusi ini, saya berharap lahir gagasan, rekomendasi, dan bentuk kolaborasi nyata yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan, baik oleh pemerintah, komunitas, pelaku usaha maupun masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah bersama masyarakat diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga Nusa Penida benar-benar dapat menjadi kawasan hijau dan berkelanjutan di masa depan.