Ledakan Heboh di SMA 72 Kelapa Gading, Jakarta! Ternyata Asalnya dari…

Terdengar ledakan di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta
Sumber :
  • Google Maps

Jakarta, VIVA Bali –Ledakan mengejutkan terjadi di SMA 72 Kelapa Gading, Jakarta! Siswa dan guru panik, asap membumbung tinggi. Ternyata asal ledakan ini bikin semua orang kaget. 

img_title Update Ledakan SMA 72 Total Korban 54 Orang Luka-Luka, Ada Korban Tewas?

Kepanikan melanda SMA 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Melansir keterangan dari media sosial, sekiranya pukul 12.00 WIB, saat sebagian murid dan guru bersiap menunaikan salat Jumat di Mushola sekolah, terdengar ledakan keras yang mengguncang seluruh area sekolah. 

img_title Saksi Cerita Detik-detik Ledakan di SMA 72, OTK Misterius Menerobos Sekolah dan Senjata Laras Panjang Ditemukan

Suara ledakan membuat siswa, guru, dan staf sekolah langsung berlarian mencari perlindungan.

“Ledakannya kuat bang, saya langsung lari keluar karena banyak serpihan beterbangan,” ujar Amran, siswa kelas dua SMA yang berada di Mushola saat ledakan terjadi. Jumat, 7 November 2025.

img_title Gugat Kapolda Bali, Budiman Tiang Tolak Kehadiran Bidkum Polda Bali Dampingi Tergugat

Amran menambahkan, kakinya sempat terluka akibat terkena serpihan logam dari ledakan.

Berdasarkan keterangan Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, ledakan terjadi di Jalan Prihatin No.87, RT 008/02, tepatnya di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta.

“Ledakan berasal dari sound system,” ungkap pihak sekolah. 

Meski informasi ini sudah dikonfirmasi, awalnya banyak yang mengira ledakan berasal dari bom karena suara yang begitu keras.

Menurut laporan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dua orang korban langsung dilarikan ke rumah sakit. 

Namun, sumber dari siswa menyebut ada sekitar 8 hingga 14 orang yang mengalami luka ringan akibat serpihan ledakan. 

“Kami masih mendalami penyebabnya, Pak Kapolda juga sudah meninjau langsung ke lokasi,” kata Budi.

Pihak sekolah dan kepolisian segera mensterilkan area Mushola untuk memastikan keselamatan murid, guru, dan staf. 

Garis polisi telah dipasang, sementara tim Brimob dan Gegana diterjunkan untuk memeriksa lokasi dan membawa sejumlah barang bukti dari Mushola. 

Dua unit mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran lanjutan.

Sejumlah siswa yang berada di sekitar lokasi menceritakan momen panik tersebut. 

“Saya sedang menuju Mushola, tiba-tiba terdengar ledakan keras dari belakang. Saya langsung lari keluar, banyak orang berteriak dan panik,” kata seorang siswa yang enggan disebut namanya. 

Kejadian ini terjadi tepat sebelum Iqomah salat Jumat, sehingga sebagian besar siswa dan guru berada di Mushola.

Halaman Selanjutnya
img_title