24 Atlet Ekstrem Dunia Siap Terjun dari Tebing 27 Meter di Bali
- Dewi Umaryati/ VIVA Bali
Denpasar, VIVA Bali –Tebing ikonik Broken Beach di Nusa penida akan berubah menjadi arena ekstrem kelas dunia.
Sebanyak 24 atlet internasional akan membuka musim Red Bull Cliff Diving World Series 2026 dengan aksi lompat dari ketinggian 27 meter.
Untuk kali pertama Indonesia khususnya Bali menjadi tuan rumah ajang olahraga ekstrem, memadukan aksi adrenalin dengan panorama alam dan budaya lokal khas pulau dewata.
Tak hanya menyuguhkan kompetisi dunia, penyelenggaraan ini juga dinilai sebagai simbol berkembangnya sport tourism di Bali, terutama di luar kawasan Bali Selatan.
Komandan Pusat Teritorial Angkatan Laut (Danpusteral) Laksamana Pertama Albertus Agung Priyo Suseno mengatakan TNI Angkatan Laut memberikan dukungan penuh demi kelancaran dan keamanan kompetisi internasional tersebut.
“Kerja sama antara Red Bull dan TNI AL mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung promosi pariwisata bahari Indonesia, sekaligus memastikan aspek keselamatan dan pengamanan wilayah perairan selama kegiatan berlangsung,” ujar jenderal bintang satu ini dalam jumpa pers, Rabu, 20 Mei 2026.
Kepada bali.viva.co.id, Agung menjelaskan dukungan yang diberikan mencakup pengamanan laut, pengawasan area kompetisi, hingga koordinasi lintas instansi guna memastikan acara berjalan aman dan lancar.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Anak Agung Made Anggia Widana, menilai kehadiran Red Bull Cliff Diving di Nusa Penida menjadi langkah penting untuk memperluas pusat pertumbuhan pariwisata Bali.
Menurut Anggia, konsep sport tourism kini menjadi fokus pengembangan pariwisata daerah dengan tetap mengedepankan budaya dan kearifan lokal Bali.
“Penyelenggaraan Red Bull Cliff Diving di Nusa Penida menjadi simbol bagaimana Bali terus berkembang dengan menghadirkan atraksi menarik dan pengalaman baru bertaraf internasional,” kata Anggia.
Selain bertanding, sejumlah atlet dunia juga ikut merasakan pengalaman khas Bali selama berada di Pulau Dewata, mulai dari aktivitas budaya hingga interaksi dengan masyarakat lokal.
Setelah seri pembuka di Bali, rangkaian Red Bull Cliff Diving World Series 2026 akan berlanjut ke Amerika Serikat, Denmark, Bosnia & Herzegovina, Italia, hingga Oman.