Dipicu Api Pembakaran Sampah, Kantor Pos di Jembrana Nyaris Ludes Terbakar

Petugas Damkar padamkan api yang membakar Kantor Pos
Sumber :
  • Dok Damkar Jembrana/ VIVA Bali

Jembrana, VIVA Bali –Kebakaran melanda Kantor Pos di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali. Api diduga berasal dari pembakaran sampah di area belakang kantor tersebut. Rabu 27 Agustus 2025

35 Peserta ikuti Lomba Sampan Tradisional di Jembrana

 

 

Pelajar di Jembrana Tewas Tenggelam di Sungai

Peristiwa berawal dari karyawan sekaligus sebagai penanggung jawab Kantor Pos Tegalcangkring, I Kadek Duantika, membakar sampah di pojok belakang kantor tersebut. Beberapa jam kemudian, Duantika melihat kepulan asap di bagian plafon bangunan. Setelah dicek, api sudah membesar dan membakar plafon serta usuk bangunan di area belakang kantor.

 

Banyak HPR Liar, Tim Penanggulangan Rabies Jembrana Gelar Vaksinasi di Pasar Umum Negara dan Polres Jembrana

 

Atas kejadian tersebut Duantika panik dan segera melapor ke Pemadam Kebakaran Jembrana. Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu III Pemadam Kebakaran bergerak cepat menuju lokasi.

 

 

“Tiba lokasi sekira pukul 10.04 Wita, Kami langsung melakukan penyiraman di titik api. Beruntung api berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan utama kantor pos,”ungkap Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP Kabupaten Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja, pada Bali.viva.co.id 

 

Budhi Atmaja melanjutkan dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Jembrana mengerahkan empat unit armada, dengan mengabiskan sebanyak 3.500 liter air. 

 

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kebakaran mengakibatkan rusaknya plafon dan usuk bangunan bagian belakang kantor pos. Kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta,”imbuhnya.

 

 

Sebagai langkah antisipasi, Petugas Damkar Jembrana menyarankan agar pihak Kantor Pos tidak lagi melakukan pembakaran sampah di halaman kantor. Petugas juga mengimbau agar segera dibuat tebe modern atau tempat pengelolaan sampah khusus.

 

“Ini sebagai pembelajaran bagi kita semua untuk tidak membakar sampah dilingkungan kantor atau rumah. Jika terpaksa dilakukan pastikan dalam kondisi benar-benar aman dan pastikan api sudah padam sebelum ditinggalkan,”harap Budhi Atmaja