Indonesia-AS Sepakat Tarif 0 Persen, Ini Daftar Barangnya

Presiden Prabowo dan Presiden AS Donald Trump
Sumber :
  • https://setkab.go.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-20-at-10.34.36.jpeg

Jakarta, VIVA Bali –Indonesia membuat tonggak sejarah baru setelah menyepakati komitmen kerjasama perdagangan dan investasi bersama Amerika Serikat (AS). Salah satu poinnya kesepakatan ini mencakup penurunan tarif hingga nol persen pada sejumlah produk Indonesia yang diekspor ke negeri Paman Sam.

img_title Ariana Grande Umumkan Hiatus Usai Tur Dunia, Ingin Rehat dari Sorotan Publik

Ini menjadi langkah konkret Indonesia dalam upaya meningkatkan daya saing produk nasional di pasar internasional.

Presiden AS, Donald J. Trump, dan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menandatangani dokumen kerjasama dalam acara US-Indonesia Business Summit 2026 di Washington D.C., AS, Rabu, 18 Februari 2026 waktu setempat.

img_title Tak Hanya Duel di Lapangan, Final FIFA 2026 Juga Dimeriahkan Artis Kelas Dunia

Total nilai kerjasama Indonesia dan AS disebut mencapai 38,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp649,42 triliun.

“Saya memahami cara kerja pasar. Pasar menghargai transparansi, disiplin dan kredibilitas. Tanggung jawab saya sebagai Presiden, memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, dan memastikan bahwa kami memenuhi standar internasional. Ini tentang bagaimana menjaga integritas ekonomi kita, dan kepercayaan investor jangka panjang,” kata Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya, dikutip dari Antara, Jumat, 20 Februari 2026.

img_title Ketegangan Timur Tengah Memanas, Iran lancarkan Serangan Balasan ke Fasilitas Militer AS

Kerjasama Perdagangan Timbal Balik

Kesepakatan yang baru tercapai antara Indonesia dan AS adalah perdagangan timbal balik (reciprocal), artinya kedua negara sama-sama memberi akses bebas perdagangan atau mengirim produk ekspor satu sama lainnya

Kedutaan Besar AS untuk Indonesia dalam situs resminya melaporkan bahwa Indonesia akan menghapus tarif pada lebih 99% produk AS yang diekspor ke Indonesia.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menerangkan bahwa Indonesia akan memperoleh tarif 0 persen pada ribuan produk ekspor ke Amerika Serikat.

“Dalam ART ini ada 1.819 pos tarif produk Indonesia baik itu pertanian maupun industri. Antara lain minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, komponen pesawat terbang yang tarifnya adalah nol persen,” kata Airlangga dalam keterangan pers di Washington, dikutip dari situs resmi Kemenko Perekonomian.

Pernyataan Airlangga menjadi angin segar terhadap industri tekstil yang selama ini dianggap berperan penting karena menyerap banyak tenaga kerja di berbagai daerah.

Indonesia dan AS sedang menyelesaikan proses hukum atau pembuatan aturan untuk menindaklanjuti perjanjian ini. Sesuai rencana, perjanjian akan berlaku pada 90 hari setelah proses hukum selesai.

Halaman Selanjutnya
img_title