Proyek KDMP Bimorejo Mangkrak, Ketua KDMP Bimorejo Temui Letkol Arm Tryadi
- Anton Heri Laksana/ VIVA Bali
Banyuwangi, VIVA Bali –Terhentinya tahapan proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bimorejo semakin berimbas luas. Ketua KDMP Bimorejo, Abdul Hasan berencana akan mengadukan mangkraknya tahapan proyek pembangunan KDMP Bimorejo pada Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya.
“Berdasarkan informasi yang sudah disampaikan pihak Kodim pada saya, Beliau (Dandim Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya) telah menyediakan waktu untuk saya pada Hari Jumat (20 Februari 2026) besok,” ujar Ketua KDMP Bimorejo, Abdul Hasan.
Pada agenda pertemuan tersebut, Abdul Hasan akan mengadukan semua hal yang keterkaitan dengan KDMP Bimorejo yang hingga kini masih mangkrak.
Sejumlah data serta barang bukti terhentinya tahapan proyek pembangunan KDMP Bimorejo akan disajikan serta dipaparkan Ketua KDMP Bimorejo tersebut.
Langkah ini diambil karena mangkraknya proyek pembangunan KDMP Bimorejo menjadi preseden buruk dalam pelaksanaan program Presiden Prabowo ini.
“Secara tidak langsung, saya yakin pihak Kodim Banyuwangi sudah menerima laporan dan mengetahui mangkraknya proyek pembangunan KDMP Bimorejo ini. Dan saya sebagai Ketua KDMP Bimorejo, akan ikut memperkuat laporan tersebut,” tutur Abdul Hasan pada VIVA News.
Sejak awal pelaksanaan proyek Pembangunan KDMP Bimorejo sudah diwarnai dengan kekisruhan dengan kesalahan penggunaan material bangunan oleh mandor sebelumnya, Sugianto.
Kemudian, proyek pembangunan KDMP Bimorejo tersebut dialihkan pada Ahmad Taufik anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi sebagai mandor untuk dilanjutkan.
Namun hingga 9 pekan berlalu, proyek pembangunan KDMP Bimorejo masih tetap mangkrak tidak ada perubahan sama sekali.
“Lalu apa beda antara mandor Sugianto dan mandor Ahmad Taufik jika pelaksanaan proyek pembangunan KDMP Bimorejo ini tetap mangkrak? Ini kan tidak ada bedanya kualitas kedua mandor tersebut,” kata Ketua KDMP Bimorejo di rumahnya.
Sementara itu, Ahmad Taufik yang merupakan anggota DPRD Banyuwangi tersebut masih tetap tidak merespon pertanyaan konfirmasi yang diajukan VIVA News.
Seluruh pertanyaan yang diajukan melalui pesan whatsapp tetap diabaikan oleh anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang satu ini.
Hingga berita ini ditulis, kondisi lokasi proyek pembangunan KDMP Bimorejo masih teronggok tumpukan batako, batu serta pasir.