Produk Lokal Mendunia, Moorlife Tembus Pasar Amerika dan Eropa
- Dewi Umaryati/ VIVA Bali
Denpasar, VIVA Bali –Moorlife menggelar konferensi nasional di Bali mengusung tema Glow Up, Level Up, Menang, di Sanur, Denpasar, Jumat, 22 Mei 2026.
Acara ini sebagai ajang apresiasi bagi para leader, master hingga entrepreuner Moorlife yang telah berhasil mengembangkan jaringan bisnisnya serta meningkatkan penjualan di berbagai daerah di Indonesia.
Founder dan CEO Moorlife, Hermanto Tanoko menjelaskan bisnis yang dibangun ini bukan sekadar menjual produk rumah tangga, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga.
“Di situasi ekonomi saat ini banyak keluarga membutuhkan tambahan penghasilan. Moorlife hadir memberikan peluang usaha yang fleksibel dan bisa dikerjakan siapa saja,” ungkap Hermanto kepada Bali.viva.co.id.
Kekuatan Moorlife, menurut Hermanto, terletak pada sistem jaringan yang saling bertumbuh.
Kesuksesan member disebut ikut mendorong pertumbuhan leader dan perusahaan secara keseluruhan.
Hermanto mengklaim, Moorlife memiliki lebih dari 250 ribu member atau yang kerap disebut entrepreuner di seluruh provinsi di Indonesia.
Wadah Makanan yang Dipasarkan Moorlife melalui Sistem Kemitraan
- Dewi Umaryati/ VIVA Bali
Tak hanya dalam negeri, produk Moorlife juga mulai menembus pasar internasional.
Perusahaan yang berdiri sejak 2013 kini telah mengekspor produk ke 7 negara, yakni Filipinan, Malaysia, Brunei Darussalam, Romania, Hungaria hingga Mauritius.
“Bulan ini saja kami mengirim tiga kontainer untuk pasar ekspor. Bahkan kami telah ikut pameran di Chicago, Amerika Serikat untuk membuka pasar baru,” ungkap Hermanto.
Ditambahkan managing Director Moorlife, Robert Tanoko, Moorlife dikenal sebagai wadah makanan berbahan food grade dengan ketebalan premium dan garansi seumur hidup.
Produk ini juga diklaim mampu menjaga makanan awet karena menggunakan sistem kedap udara.
“Selain fokus dengan kualitas, kami juga mulai menyasar generasi muda melalui peluncuran produk Next Gen yang hadir dengan desain lebih modern dan mengikuti tren gaya hidup masa kini,” kata Robert lagi.
Sementara GM Sales Moorlife, Evo Shanorosa mengatakan, pihaknya terus mendorong lahirnya entrepreuner baru melalui sistem kemitraan.
“Kami ingin mencetak 1 juta entrepreuner Indonesia. Di sini tidak melihat ijazah, yang penting ada kemauan untuk berkembang,” kata Rosa.