Fakta Seputar Minum Air Es Setelah Olahraga, Manfaat dan Risikonya
- https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-laki-laki-lelaki-air-8035822/
Kesehatan, VIVA Bali – Setelah berolahraga, banyak orang langsung meraih segelas air es untuk melepas dahaga. Rasanya segar, tubuh pun terasa lebih ringan. Kebiasaan ini memang sangat umum, apalagi di negara beriklim tropis. Namun, pertanyaan yang sering muncul: apakah minum air es setelah olahraga benar-benar baik, atau justru membawa risiko tertentu bagi tubuh?
Menurut para ahli, air dingin sebenarnya punya manfaat nyata setelah beraktivitas fisik. Saat tubuh masih panas dan berkeringat, air dingin dapat membantu menurunkan suhu inti tubuh lebih cepat. Efek ini membuat detak jantung kembali normal dengan lebih cepat, sehingga proses pemulihan terasa lebih nyaman. Dalam konteks olahraga intensitas tinggi, air dingin bahkan bisa membantu menjaga performa agar tidak cepat turun akibat overheating.
Namun, pakar juga menegaskan bahwa yang paling penting sebenarnya bukanlah suhu air, melainkan konsistensi hidrasi. Baik air dingin maupun air suhu ruang, keduanya tetap bermanfaat untuk menggantikan cairan yang hilang. Jadi, jangan sampai perdebatan soal dingin atau tidak dingin membuat kita lupa inti utamanya: tubuh butuh cukup cairan agar tetap bugar.
Dari sisi lain, Medical News Today menyebutkan bahwa meski tidak ada bukti ilmiah kuat bahwa air es berbahaya, ada kondisi tertentu yang perlu diwaspadai. Misalnya, bagi orang yang rentan migrain, air dingin bisa menjadi pemicu sakit kepala mendadak. Begitu juga dengan mereka yang memiliki gangguan menelan, seperti achalasia, konsumsi air es justru dapat memperparah gejala.
Selain itu, air es juga bisa memengaruhi sistem pencernaan. Tubuh cenderung bekerja lebih keras untuk menyesuaikan suhu cairan dingin dengan suhu internal. Pada sebagian orang, hal ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di perut atau kembung. Walaupun tidak berbahaya dalam jangka panjang, sensasi ini tentu bisa mengganggu, terutama setelah sesi olahraga yang melelahkan.
Di sisi lain, manfaat menyegarkan dari air es juga tidak bisa diabaikan. Rasa dingin mampu memberi efek psikologis yang positif, seperti menurunkan rasa haus lebih cepat dan membuat tubuh terasa lebih segar. Bahkan beberapa studi menunjukkan air dingin dapat sedikit meningkatkan metabolisme, meski efeknya relatif kecil dibanding faktor lain seperti diet dan intensitas olahraga.
Jadi, apakah minum air es setelah olahraga boleh? Jawabannya: boleh saja, selama tubuh Anda merasa nyaman dan tidak memiliki kondisi medis yang terganggu oleh air dingin. Jika Anda sering mengalami sakit kepala, kembung, atau gangguan pencernaan setelah minum air es, mungkin lebih baik memilih air biasa bersuhu ruang. Pada akhirnya, hidrasi adalah kunci utama. Minum cukup air setelah olahraga, apapun suhunya, akan membantu tubuh pulih, mengganti cairan yang hilang, dan menjaga performa jangka panjang.