Jangan Nekat! Ini Bahaya Olahraga saat Cuaca Panas Terik bagi Tubuh

Berolahraga di Sinar Terik Matahari
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/sportswoman-listening-music_1043239.

Lifestyle, VIVA BaliOlahraga penting untuk menjaga kebugaran namunwaktu pelaksanaannya tidak boleh asal pilih. Banyak orang beranggapan bahwa berolahraga di siang bolong bisa membakar kalori lebih banyak. Faktanya, anggapan ini justru keliru dan berbahaya. Menurut dr. Dion Haryadi, olahraga di bawah terik matahari membuat keringat lebih sulit menguap. Akibatnya, tubuh gagal melepaskan panas secara maksimal sehingga suhu tubuh bisa meningkat drastis. Kondisi ini berisiko menimbulkan kelelahan akibat panas (heat exhaustion) hingga berlanjut ke heat stroke yang mengancam nyawa.

Tips Menghemat Listrik di Rumah agar Tagihan Tidak Membengkak

 

Sebuah riset yang dipublikasikan dalam European Journal of Applied Physiology mengungkapkan bahwa berolahraga dalam suhu panas dapat mengganggu fungsi mitokondria, yaitu bagian sel yang berperan menghasilkan energi.

Tidur Siang Berlebihan Bisa Ganggu Jantung!

 

Ketika mitokondria terganggu, tubuh tidak bisa memproses energi secara optimal. Hal ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan jangka panjang, mulai dari obesitas, percepatan penuaan, hingga risiko diabetes.

Manfaat Aromaterapi yang Cocok untuk Mandi

 

Penelitian yang sama juga menemukan bahwa peserta yang berolahraga di suhu dingin justru tampil lebih prima dibandingkan mereka yang berolahraga di suhu panas. Artinya, tubuh manusia memang lebih mudah bekerja dengan baik saat berada di lingkungan yang sejuk.

 

 

 

Risiko Kesehatan Saat Olahraga di Cuaca Terik

 

Dilansir dari hellosehat, olahraga saat suhu udara tinggi membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menyeimbangkan panas. Jika mekanisme pendinginan tubuh tidak berfungsi optimal, Anda bisa mengalami heat exhaustion dengan gejala kram otot, rasa lelah berlebihan, keringat yang keluar sangat banyak, mual atau muntah, sakit kepala atau pusing, jantung berdebar, tekanan darah menurun, pandangan kabur, dehidrasi, hingga pingsan.

 

Jika tidak segera dihentikan, heat exhaustion bisa berubah menjadi heat stroke, yakni kondisi darurat ketika suhu tubuh melonjak hingga 40°C dalam waktu 10–15 menit. Pada tahap ini, penderita memerlukan pertolongan medis secepat mungkin karena dapat berakibat fatal.

 

 

 

Tips Aman Jika Terpaksa Olahraga di Siang Hari

 

Meskipun olahraga di cuaca panas tidak dianjurkan, terkadang ada kondisi tertentu yang membuat seseorang tetap harus melakukannya. Agar lebih aman, ikuti langkah berikut:

 

  1. Cek prakiraan cuaca sebelum berolahraga. Jika suhu diprediksi sangat tinggi, sebaiknya tunda aktivitas.
  2. Mulai secara bertahap jika terbiasa berolahraga di dalam ruangan agar tubuh bisa beradaptasi dengan panas.
  3. Kurangi intensitas olahraga. Jika biasanya 60 menit, cukup lakukan 30 menit saja.
  4. Hindari jam terpanas, sekitar pukul 11.00–15.00. Pilih pagi atau sore hari.
  5. Cukupi cairan tubuh dengan minum sebelum, saat, dan setelah olahraga. Minuman dengan elektrolit lebih disarankan dibanding air putih biasa.
  6. Kenakan pakaian yang ringan dan longgar, berwarna terang agar panas tidak terserap. Gunakan topi lebar bila memungkinkan.
  7. Lindungi kulit dengan tabir surya agar terhindar dari risiko sunburn.

 

 

 

Olahraga tetap penting dilakukan secara rutin, tetapi jangan sampai salah waktu. Berolahraga saat cuaca panas terik justru bisa mengganggu fungsi sel tubuh, menurunkan motivasi, dan memicu kondisi berbahaya seperti heat exhaustion hingga heat stroke.

Pilihan terbaik adalah berolahraga di pagi atau sore hari ketika suhu lebih bersahabat. Dengan begitu, manfaat olahraga tetap bisa diperoleh tanpa mengorbankan kesehatan.