Tahapan Skin Cycling yang Efektif untuk Menghindari Iritasi Kulit
- https://www.pexels.com/photo/woman-in-hydrating-sheet-mask-browsing-smartphone-6001483/
Lifestyle, VIVA Bali –Dewasa ini, skin cycling sedang menjadi tren di dunia perawatan kulit karena metode ini dianggap lebih efektif dan ramah untuk kulit. Dengan metode ini, kita bisa menghindari iritasi yang sering muncul ketika menggunakan skincare berbahan aktif seperti eksfoliator atau retinol. Banyak orang yang mengalami masalah kulit justru karena pemakaian produk aktif yang berlebihan sehingga metode skin cycling menjadi solusi yang menarik.
Skin cycling sendiri merupakan rutinitas perawatan kulit yang mengatur penggunaan bahan aktif secara bergiliran dalam beberapa malam dan diselingi oleh malam-malam lain untuk memulihkan kondisi kulit. Dengan cara ini, manfaat dari masing-masing produk dapat dimaksimalkan sekaligus meminimalkan risiko iritasi, kemerahan, atau pengelupasan berlebih yang sering terjadi akibat over-exfoliation.
Lalu, apa saja langkah skin cycling dan bagaimana cara menerapkannya dengan tepat? Yuk, simak penjelasan berikut untuk mengetahui beberapa tahapannya!
Langkah awal untuk menjalani skin cycling adalah dengan menyederhanakan rutinitas penggunaan skincare. Cukup sediakan tiga produk utama, yaitu pembersih wajah yang lembut, retinol, serta pelembab. Dengan ketiga produk ini, kita sudah bisa mulai menerapkan metode skin cycling yang efektif.
Nah, agar hasilnya maksimal dan sesuai dengan kebutuhan kulit, sangat penting untuk kita tahu urutan pemakaiannya dengan benar. Dikutip dari laman The Ordinary, The Ohio State University, dan Clinique berikut langkah-langkah skin cycling yang benar.
- Eksfoliasi
Malam pertama dalam rutinitas skin cycling adalah fokus pada eksfoliasi, yaitu proses mengangkat sel kulit mati untuk membantu meregenerasi kulit. Eksfoliasi ini penting untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat dan memperbaiki tekstur kulit. Namun, perlu diingat jika step ini dilakukan terlalu sering bisa menyebabkan kulit iritasi, kemerahan, atau kulit kering. Dengan skin cycling, kita bisa menghindari efek samping tersebut karena dilakukan secara terjadwal.
Langkah untuk eksfoliasi ini cukup mudah, yaitu bersihkan wajah terlebih dulu lalu aplikasikan produk eksfoliasi. Jenis yang paling efektif biasanya adalah AHA (glycolic acid atau lactic acid) dan BHA (salicylic acid). Hindari scrub atau alat eksfoliasi yang kasar karena bisa merusak kulit. Setelah itu, gunakan pelembab yang gentle dan bebas dari pewangi agar kulit tetap terhidrasi.
- Retinoid
Retinoid sendiri merupakan salah satu bahan paling efektif dalam perawatan kulit karena membantu mempercepat pergantian sel kulit dan merangsang produksi kolagen. Dengan menggunakan retinoid, kulit bisa terlihat lebih kencang, garis halus dan kerutan tampak berkurang, serta warna kulit menjadi lebih merata. Sifat dari retinoid ini sangat kuat sehingga untuk mengurangi risiko iritasi, cukup gunakan produk ini seukuran biji kacang untuk seluruh wajah. Perlu diingat juga bahwa retinoid tidak boleh digunakan oleh ibu hamil.
Penggunaan retinoid sebaiknya tidak dilakukan bersamaan dengan eksfoliasi karena bisa meningkatkan risiko iritasi. Maka dari itu, idealnya retinoid dipakai di malam kedua dalam rutinitas pemakaian skincare. Gunakan bahan aktif ini setelah mencuci wajah dengan sabun yang lembut dan pastikan kulit benar-benar kering. Kalau kamu seorang pemula, pilih formula retinoid yang lebih ringan dan gunakan pelembab setelahnya.
- Menghidrasi dan Melembabkan
Pada dua malam terakhir dari rutinitas menggunakan skincare, berikan waktu bagi kulit untuk beristirahat dengan menghindari melakukan eksfoliasi atau menggunakan retinoid. Fokus saja pada perawatan untuk memperbaiki lapisan pelindung kulit (skin barrier). Caranya dengan memakai pelembab dan serum yang melembabkan sekaligus menenangkan. Misalnya, pelembab yang mengandung hyaluronic acid dan ceramide sangat bagus untuk membantu menguatkan dan memperbaiki skin barrier.
Untuk langkah-langkahnya, kamu bisa membersihkan wajah terlebih dahulu lalu aplikasikan pelembab serta serum. Jika kulit kamu tipe yang berminyak atau mudah berjerawat maka cukup lakukan step ini satu malam saja. Namun, jika kulitmu kering, sensitif, atau mudah iritasi maka lakukan step ini selama dua sampai tiga malam untuk mempercepat pemulihan kulit.
Dengan menerapkan skin cycling secara rutin dan tepat, kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal tanpa risiko iritasi berlebihan. Metode ini membantu kita untuk menjaga keseimbangan kulit, mempercepat regenerasi, sekaligus memperkuat lapisan pelindung kulit. Jadi, jangan lupa untuk sesuaikan langkah dan produk yang digunakan dengan jenis kulit masing-masing agar hasilnya lebih optimal!