Banyak yang Salah Paham, Sarapan Justru Bisa Membantu Program Diet
- https://l1nk.dev/j3i0btc
Lifestyle, VIVA Bali –Saat menjalani program diet, tidak sedikit orang yang memilih melewatkan sarapan dengan harapan dapat mengurangi asupan kalori. Padahal, anggapan bahwa tidak sarapan dapat membantu menurunkan berat badan belum tentu benar. Justru, kebiasaan melewatkan makan di pagi hari bisa membuat seseorang lebih mudah lapar dan makan berlebihan pada siang atau malam hari.
Sarapan merupakan waktu makan pertama setelah tubuh beristirahat selama berjam-jam saat tidur. Pada pagi hari, tubuh membutuhkan energi untuk memulai aktivitas sekaligus menjaga fungsi otak dan metabolisme tetap berjalan dengan baik. Karena itu, banyak ahli gizi menyarankan agar sarapan tetap menjadi bagian dari pola makan sehat, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Dilansir dari rri.co.id.
Melewatkan sarapan juga dapat memengaruhi konsentrasi dan produktivitas. Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan energi yang cukup, seseorang cenderung lebih mudah merasa lelah, sulit fokus, dan kurang bersemangat saat menjalani aktivitas. Kondisi ini tentu dapat mengganggu pekerjaan, belajar, maupun aktivitas sehari-hari.
Selain itu, rasa lapar yang berlebihan akibat tidak sarapan sering kali membuat seseorang lebih sulit mengontrol porsi makan saat waktu makan berikutnya. Akibatnya, jumlah kalori yang dikonsumsi justru bisa lebih banyak dibandingkan jika seseorang mengawali hari dengan sarapan yang cukup dan bergizi.
Namun, bukan berarti semua jenis sarapan baik untuk diet. Menu sarapan sebaiknya mengandung gizi seimbang, seperti sumber protein, serat, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat. Kombinasi ini dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Beberapa pilihan menu yang dapat dicoba antara lain telur rebus atau telur dadar, oatmeal dengan potongan buah, roti gandum dan selai kacang tanpa tambahan gula, yogurt rendah gula dengan buah segar, atau nasi dengan lauk berprotein seperti ayam, ikan, tahu, maupun tempe yang dipadukan dengan sayuran.
Selain memilih menu yang tepat, porsi makan juga perlu diperhatikan. Sarapan tidak harus dalam jumlah besar, tetapi cukup untuk memenuhi kebutuhan energi di pagi hari. Menghindari makanan tinggi gula dan minuman manis saat sarapan juga dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama serta mengurangi keinginan untuk ngemil.