Intip Rahasia di Balik Rasa Matcha yang Unik

Tenang, fokus, dan hijau. Itulah matcha.
Sumber :
  • https://unsplash.com/photos/green-powder-and-spoon-on-board-pC16vUGYCL4?utm_content=creditShareLink&utm_medium=referral&utm_source=unsplash

Fakta Unik, VIVA Bali – Matcha, bubuk teh hijau asal Jepang yang telah lama digunakan dalam upacara minum teh tradisional, kini meraih popularitas global. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran gaya hidup sehat, pengaruh media sosial, dan beragam inovasi kuliner yang menjadikannya lebih mudah diterima di berbagai budaya.

img_title Rahasia Teh Hijau yang Banyak Dipilih untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Sejarah dan Prinsip Filosofi Matcha

Matcha berasal dari Tiongkok pada masa Dinasti Tang, yaitu abad ke 7 hingga 10, ketika itu daun teh masih dikukus, dikeringkan, dan dijadikan batu bata untuk perdagangan. Gaya penyajian dari teh bubuk berkembang pada era Dinasti Song, dan dibawa ke Jepang oleh biksu Zen Eisai pada tahun 1191, ia menanam teh di Kyoto dan memperkenalkan tradisi minum teh ala Zen, lantaran terbatas, matcha awalnya hanya menjadi simbol status, namun seiring dengan dikembangkannya metode penanaman teduh untuk meningkatkan khasiat teh, menghasilkan tencha sebagai bahan dasar dari Matcha

img_title Matcha vs Kopi, Mana yang Cocok Buat Temani Kerja dan Belajar?

Sebagai tokoh sejarah Upacara Minum Teh Jepang yang terkenal dan dihormati, Master Zen membentuk empat prinsip dasar, yakni Wa yang berarti harmoni, Kei yaitu menghormati, dan Sei adalah kemurnian, serta Jaku adalah ketenangan.

Jenis  dan Ciri-ciri Matcha

img_title Mengenal Hojicha, Teh Hijau Jepang dengan Aroma Sangrai yang Unik

1. Ceremonial Grade Matcha

Terbuat dari daun teh hijau termuda yang dipanen pertama kali. Ceremonial grade matcha merupakan matcha dengan kualitas tertinggi yang digunakan untuk upacara minum teh tradisional Jepang. Adapun ciri-ciri dari jenis matcha ini adalah warna hijau cerah dan pekat, tekstur sangat halus, aroma segar, dan manis.

2. Daily Grade Matcha

Daily grade matcha merupakan jenis matcha yang menduduki posisi kedua, jenis ini memiliki ciri-ciri aroma bersih dan segar, tekstur sehalus sutra, serta bercahaya dan memiliki rasa yang sedikit lebih pahit daripada matcha jenis ceremonial. Hal ini lah yang menjadikan matcha daily grade sebagai pilihan untuk membuat matcha latte dan koktail.

3. Culinary Grade Matcha

Culinary grade matcha juga dikenal sebagai matcha dapur atau pilihan koki yang digunakan untuk memasak, memanggang, dan minuman. Jenis ini merupakan kualitas ketiga dan cocok untuk berbagai resep. Ciri dari jenis matcha culinary grade matcha adalah rasanya lebih kuat dan pahit dibanding matcha yang lain, berasal dari daun teh yang dipanen lebih tua, sehingga terpapar matahari lebih lama dan kandungan katekin di dalamnya lebih tinggi.

Halaman Selanjutnya
img_title