GP Austria ’26: Tempat Matinya Harapan Ferrari
- https://www.instagram.com/p/DaIb3beDeoA/?img_index=2&igsh=MWIxOXVmcWQ0aTRwOA%3D%3D
Kilas Balik Masa Lalu: Duel Sengit Hamilton vs Max Verstappen
Puncak drama di barisan depan terjadi ketika Max Verstappen (Red Bull) mulai mengancam posisi ke-2 milik Hamilton. Memulai balapan dengan amarah setelah kualifikasi yang sulit, Verstappen perlahan merayap naik dan langsung menempel ketat sayap belakang mobil Hamilton.
Penonton, baik di Red Bull Ring maupun yang menonton dari layer TV dan HP, langsung disuguhi pemandangan ikonik yang membawa ingatan lama pencinta Formula 1 kembali ke masa lalu yaitu ke era rivalitas panas tahun 2021. Kedua pembalap juara dunia ini terlibat duel Wheel-to-Wheel (Roda ke Roda) yang sangat sengit di zona DRS Spielberg. Hamilton bertahan dengan sangat gigih di setiap tikungan, menutup celah sekecil apa pun dengan penempatan mobil yang cerdas.
Namun, Verstappen tetaplah Verstappen, 4 kali juara dunia yang dikenal tanpa kompromi terus menekan tanpa henti. Di bawah tekanan bertubi-tubi dan kondisi ban Hamilton yang mulai kehilangan daya cengkeram, Verstappen akhirnya melepaskan manuver yang bersih, menusuk di sisi dalam tikungan tajam untuk merebut posisi kedua. Duel panas ini menjadi momen magis tersendiri di GP Austria, membuktikan bahwa bara persaingan antara Hamilton dan Verstappen tidak pernah benar-benar padam.
Ban dan Strategi yang Hancur Lebur
Setelah dilewati Verstappen, runtuhnya performa Ferrari tidak lagi terbendung. Temperatur lintasan Spielberg yang sangat panas membuat ban mobil Ferrari terdegradasi jauh lebih ekstrem daripada perkiraan simulasi tim. Hamilton terpaksa masuk pit sangat awal di Lap 13 dan mengeluhkan lewat radio bahwa mobilnya kekurangan tenaga serta kehilangan grip.
Kondisi diperparah oleh blunder strategi saat periode Virtual Safety Car (VSC) yang dipicu karena mogoknya Carlos Sainz. Di saat tim lawan mengambil keuntungan karena dapat mengganti ban "gratis", Ferrari justru memilih bertahan di lintasan dengan ban lama. Begitu balapan kembali normal, Leclerc yang sempat memimpin sementara langsung menjadi sasaran empuk pembalap lain sebelum akhirnya terlibat kontak minor yang merusak sayap depannya.
Saat bendera finis dikibarkan, George Russell keluar sebagai pemenang, disusul Max Verstappen dan Kimi Antonelli di podium. Sementara itu, duo Ferrari harus gigit jari setelah terlempar dari baris depan. Lewis Hamilton terdampar di posisi ke-5 dan Charles Leclerc mengalami hari yang lebih frustrasi dan finis di posisi ke-8. Tim asal Maranello ini pulang dengan tumpukan evaluasi besar mengenai rapuhnya race pace mereka di hari Minggu.