Harmoni Alam di Empat Desa Wisata Indonesia

Pesona Desa Kete Kesu di Toraja
Sumber :
  • https://wonderfulimages.kemenpar.go.id/detail/menyusuri-desa-adat-kete-kesu

Budaya, VIVA Bali – Indonesia menyimpan kekayaan tak terbatas sebagai negara kepulauan. Salah satunya melalui konsep desa wisata. Lebih dari sekadar destinasi berlibur, desa wisata merupakan jantung pengembangan pariwisata yang fokus pada kontribusi masyarakat, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan. Berkat pengelolaan yang baik, sejumlah desa wisata di Indonesia telah meraih pengakuan internasional sebagai permata pariwisata dunia dan menyajikan daya tarik unik yang berbeda.

img_title Barong Brutuk, Tarian Sakral Berkostum Daun Pisang yang Hanya Ada di Desa Trunyan

Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan

Salah satu desa yang pesonanya telah diakui dunia adalah Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Desa ini menjadi istimewa karena disebut dalam Tambo (tradisi lisan Minangkabau) sebagai nagari tertua, tempat peradaban nenek moyang bermula. Desa Pariangan terletak di lereng Gunung Marapi, gunung api aktif yang berada di dataran tinggi dengan ketinggian 800-1000 meter di atas permukaan laut. Posisi geografis ini memberinya anugerah alam yang subur dan elok. Pemandangan sawah berjenjang atau terasering yang memanjakan mata, membentang dari lereng gunung hingga lembah-lembah di bawahnya. Kekayaan sejarah, budaya, dan keindahan alam ini membuat Pariangan dinobatkan sebagai salah satu desa terindah di dunia oleh Travel Budget USA pada tahun 2012.

img_title Misteri Lawang Sewu, Gedung Seribu Pintu Penuh Cerita Mistis

Desa Wisata Jatiluwih

Pesona alam yang begitu indah juga dimiliki Desa Wisata Jatiluwih di Tabanan, Bali. Desa ini terkenal dengan pemandangan hamparan sawah yang sejuk, karena berada di ketinggian 700 mdpl di kaki Gunung Batukaru. Jatiluwih mempertahankan sistem pengairan tradisional Bali yang berorientasi pada masyarakat dan spiritualitas atau lebih dikenal sebagai Subak. Berkat nilai historis dan budayanya, Subak Jatiluwih diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2012. Desa ini dikeliling hutan lindung seluas 24 hektar yang menjadi rumah bagi berbagai spesies flora dan fauna endemik. Mulai dari jenis burung langka, hingga kukang jawa.

img_title Mengenal Tradisi Perang Pandan Di Bali, Ritual Sakral Penuh Luka Tanpa Dendam

Desa Penglipuran

Salah satu percontohan terbaik dalam kategori sustainable tourism adalah Desa Penglipuran di Bangli, Bali. Selain dinobatkan sebagai salah satu Best Tourism Village oleh UN Tourism (2023) dan masuk dalam 100 besar Destinasi Berkelanjutan versi Global Green Destinations Days (GGDD), Penglipuran bahkan terkenal sebagai salah satu desa terbersih di dunia. Kesadaran menjaga kelestarian lingkungan di Penglipuran lahir dari aturan adat desa. Salah satunya adalah larangan menggunakan kendaraan bermotor di area desa untuk menjaga kebersihan udara. Tata ruang desa ini juga diatur secara tradisional dengan konsep Tri Mandala, menjadikannya sangat rapi dan tertata.

Halaman Selanjutnya
img_title