Khombow, Kanvas Jiwa Orang Sentani
- https://cdn.kibrispdr.org/data/580/gambar-ukiran-kayu-dari-papua-38.jpg
Dari Sakral ke Komersial
Namun, seiring waktu, fungsi Khombow mengalami transformasi. Yang dulunya pakaian sakral kini sering dijumpai sebagai souvenir, dekorasi dinding, hingga koleksi seni di galeri modern. Modernisasi dan pariwisata membawa seni kulit kayu ini ke pasar global tetapi juga menghadirkan dilema antara pelestarian makna dan tuntutan ekonomi.
Banyak perajin muda di Asei kini membuat lukisan kulit kayu untuk dijual kepada wisatawan. Bentuknya mungkin lebih modern, tetapi motif-motif leluhur tetap dipertahankan. Inilah cara mereka bertahan, dengan menjaga warisan sambil menyesuaikannya dengan zaman.
Seni dari Jiwa Alam
Khombow tidak lahir dari ruang kosong. Ia tumbuh dari hubungan harmonis antara manusia Sentani dengan alamnya. Dari hutan mereka mendapatkan bahan, dari danau mereka menemukan inspirasi, dan dari leluhur mereka memetik nilai. Kini, setiap kali tangan-tangan tua memukul kulit kayu di bawah pohon besar, bunyinya terdengar seperti detak jantung budaya yang menolak padam.