Dari Dapur Sederhana, Ibu Sariasih Merajut Mimpi Lewat Jaje Senggait

Ibu Sariasih dan Jaje Senggait Gula Pedawa
Sumber :
  • Sumber foto: Dok. Humas Pemkab Buleleng/ VIVA Bali

Buleleng, VIVA Bali –Di tengah gempuran camilan kekinian, Jaje Senggait Gula Pedawa, jajanan tradisional khas Buleleng, Bali, tetap menemukan tempat istimewanya di hati masyarakat.

img_title Dua Desa di Kabupaten Gianyar Lolos 16 Besar Desa Transparan KIP Bali 2026

Perpaduan rasa gurih ubi jalar dan manis legit gula Pedawa, gula aren istimewa dari Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, menciptakan cita rasa otentik yang dirindukan.

Sempat sulit ditemukan, kini harapan akan keberadaan Jaje Senggait kembali merekah berkat inisiatif para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Pedawa. Lebih dari sekadar mendongkrak perekonomian, produksi kembali jajanan ini menjadi upaya nyata melestarikan gula Pedawa, identitas kuliner khas desa yang mulai tergerus zaman.

img_title Indosat: Bali Jadi Barometer Adopsi 5G, Pengguna Turis Tumbuh Double Digit

Di balik kebangkitan Jaje Senggait, berdiri sosok Wayan Sariasih, seorang ibu rumah tangga yang mengubah hobinya membuat jajanan tradisional menjadi ladang bisnis yang menjanjikan. Ide ini bermula dari sang anak, namun kesibukannya mendorong Ibu Sariasih untuk mengambil alih produksi. 

“Mungkin anak saya melihat saya sering membuat jajan untuk tetangga saat hari raya, jadi dia menyarankan saya untuk mencoba membuatnya sendiri,” ungkapnya.

img_title Koster Ajak Warga Bali Pilah Sampah dari Sumbernya

Bagi Ibu Sariasih, ini bukan hanya soal menambah penghasilan keluarga di tengah tantangan ekonomi. Lebih jauh, ia memiliki visi untuk memberdayakan ibu-ibu lain di sekitarnya. Melihat potensi Jaje Senggait yang selama ini hanya dipasarkan di warung lokal, ia bersama anaknya mulai menyusun strategi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Terinspirasi dari popularitas pie susu sebagai oleh-oleh khas Bali, Ibu Sariasih bergerak cepat mengurus Nomor Izin Berusaha (NIB) dan sertifikasi industri makanan agar produknya dapat masuk ke toko oleh-oleh dan outlet modern.

Mengandalkan nama besar Gula Pedawa yang telah dikenal luas, Ibu Sariasih optimis Jaje Senggait buatannya akan diterima pasar. Promosi gencar dilakukan bersama keluarga, dan kini, manisnya jajanan ini telah hadir di berbagai etalase modern, restoran, kedai kopi, hingga destinasi wisata.

Tak hanya berorientasi pada keuntungan, Ibu Sariasih juga menjalin kolaborasi dengan pengusaha serupa di Pedawa. Baginya, mereka bukan pesaing, melainkan mitra untuk memajukan produk lokal. 

Halaman Selanjutnya
img_title