Longsor Terjang Jembrana, Tembok dan Kolam Lele Ambruk
- https://www.instagram.com/p/DPsaq9XkR2f/?img_index=3&igsh=bzUxZG4zMzRtYWlk
Jembrana, VIVA Bali –Telah terjadi peristiwa tanah longsor pada Sabtu, 11 Oktober 2025 sekitar pukul 17.00 WITA, di Banjar Sumbul, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo. Kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
Dilansir dari akun Instagram resmi @bpbdjembranabali, peristiwa tersebut menyebabkan tembok penyengker dan garasi rumah milik I Gusti Ketut Sandia Wijaya (74) mengalami longsor.
Material longsoran turut menimpa dua kolam lele yang berada di sekitar area rumah.
“Material longsoran menimpa dua kolam lele yang berada di sekitar area rumah korban. Panjang tembok yang longsor mencapai 16 meter, lebar 3,3 meter, dan tinggi 4 meter,” tulis BPBD Jembrana dalam unggahan.
Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu III dan Pusdalops BPBD Kabupaten Jembrana, total kerugian materil ditaksir sekitar Rp 30.000.000,- mencakup tembok penyengker, garasi, serta 2 kolam lele.
Tim yang hadir di lokasi meliputi Prebekel Desa Yehembang Kangin, Kelian Banjar Sumbul, Babinsa Yehembang Kangin, serta keluarga korban.
BPBD Kabupaten Jembrana mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor, terutama di wilayah perbukitan atau lereng, khususnya saat hujan deras melanda.