Makna Lagu On Bended Knee, Tentang Harapan hingga Penyesalan

Grup musik bergenre R&B Boyz II Men
Sumber :
  • https://www.grammy.com/artists/boyz-ii-men/8125

Musik, VIVA Bali – On Bended Knee merupakan lagu dari grup musik Boyz II Men. Lagu ini dirilis pada November 1994 melalui Motown Records. Kehadiran lagu ini menjadi bagian dari puncak popularitas Boyz II Men. Lagu ini, bersama hits lain mereka seperti End of the Road, I’ll Make Love to You, dan One Sweet Day, menegaskan posisi Boyz II Men sebagai salah satu grup R&B paling berpengaruh di masanya. Tak hanya itu, lagu ini juga dianggap sebagai salah satu lagu R&B balada yang merepresentasikan musik 1990-an.

Paparan Sinar UV hingga Cahaya Biru pada Ponsel Dapat Memicu Penuaan Dini

Lagu ini diciptakan dan diproduseri oleh duo legendaris Jimmy Harris III dan Terry Lewis, yang juga dikenal sebagai produser Janet Jackson. On Bended Knee merupakan lagu patah hati. Berbeda dengan single sebelumnya I’ll Make Love to You yang bernuansa romantis, lagu ini justru menghadirkan suasana penuh drama dan kesedihan.

On Bended Knee dari Boyz II Men adalah sebuah pesan kerinduan dan upaya untuk berdamai kembali setelah perpisahan. Lagu bergenre R&B ini begitu membekas di hati banyak orang. Lagu ini merupakan permohonan tulus untuk mendapatkan pengampunan dan keinginan untuk mengukir kembali cinta yang dulu pernah ada.

Anak Kutuan, Begini Cara Penularan dan Pengobatan Kutu Rambut

Lagu ini terasa seperti rintikkan hujan di bawah langit sendu dan hari-hari penuh kerinduan. Liriknya menceritakan tentang kerinduan terhadap seorang wanita karena mereka tak lagi bersama. Sang narator memanjatkan sebuah harapan untuk bisa memperbaiki semua kesalahannya.

Saat memutar lagu ini, kita bisa mendengarkan bait-bait penyesalan yang terus melingkupi sang narator tanpa henti. Ia memohon untuk bisa mendapatkan kesempatan kedua karena ia merasa arah hidupnya hilang bersama dengan hilangnya cinta di antara mereka.

Alasan Olahraga Padel Masuk Kategori Premium

Sepanjang liriknya, lagu ini menggambarkan tentang malam-malam sepi yang dipenuhi bayangan kekasihnya dulu. Lirik yang berbunyi “Every moment without you, it seems like eternity” menggambarkan pedihnya perpisahan, sebuah perasaan yang banyak dari kita merasa familiar. Liriknya menyingkap sebuah harapan untuk memutar kembali waktu dan mengembalikan semua yang dulu pernah ada di antara mereka.

Chours lagu ini pun mengulang kerinduan tersebut. Lirik seperti “Can we go back to the days our love was strong?” menunjukkan penyesalan mendalam sekaligus harapan besar narator untuk bisa kembali menjalin cinta seperti dulu lagi.

Halaman Selanjutnya
img_title