Mengungkap 5 Mata Uang Terkuat di Dunia, Nilainya Jauh Mengalahkan Rupiah
- https://www.freepik.com/free-photo/coins-paper-money-globe-white-statistic-form-background_1168088.htm
Lifestyle, VIVA Bali – Mata uang bukan sekadar alat tukar, tetapi juga simbol kekuatan ekonomi suatu negara. Nilai tukar yang tinggi biasanya menandakan kestabilan politik, cadangan devisa yang besar, hingga kepercayaan internasional terhadap negara tersebut. Tidak heran jika banyak orang penasaran dengan negara mana saja yang memiliki mata uang terkuat di dunia. Jika dibandingkan dengan Dolar Amerika Serikat (USD) maupun Rupiah Indonesia (IDR), ada beberapa mata uang yang nilainya sangat jauh di atas keduanya. Mari kita simak daftar lima mata uang terkuat di dunia, lengkap dengan alasan mengapa mereka bisa berada di posisi tersebut serta konversinya ke USD dan Rupiah.
Dinar Kuwait (KWD)
Dinar Kuwait sudah lama menduduki posisi pertama sebagai mata uang dengan nilai tukar tertinggi di dunia. Hal ini tidak lepas dari kekayaan minyak bumi yang menjadi tulang punggung perekonomian Kuwait. Negara kecil di Teluk Persia ini memiliki salah satu cadangan minyak terbesar di dunia, dan pendapatannya dari sektor energi sangat besar sehingga mampu menjaga stabilitas ekonominya.
Selain itu, pemerintah Kuwait menerapkan kebijakan moneter yang sangat hati-hati dengan menjaga kurs tetap terhadap sekeranjang mata uang internasional. Hal ini membuat nilai Dinar Kuwait tetap kokoh meskipun terjadi fluktuasi global. Saat ini, 1 KWD = 3,27 USD atau sekitar Rp53.300. Angka ini membuat Dinar Kuwait jauh lebih kuat dibandingkan mata uang negara lain di dunia, termasuk dolar, euro, maupun poundsterling.
Dinar Bahrain (BHD)
Menyusul Kuwait, ada Dinar Bahrain yang menempati posisi kedua mata uang terkuat. Bahrain adalah negara kepulauan kecil di Teluk Persia dengan sektor ekonomi yang sangat bergantung pada minyak dan gas. Namun, selain energi, Bahrain juga berkembang sebagai pusat keuangan dan perbankan di Timur Tengah.
Nilai Dinar Bahrain tetap stabil karena negara ini memiliki sistem kurs tetap terhadap dolar Amerika, yang membuat investor merasa aman menanamkan modal di sana. Perekonomian yang terdiversifikasi dan keterbukaan terhadap dunia internasional juga menjadi faktor penting dalam kekuatan BHD. Saat ini, 1 BHD = 2,66 USD atau sekitar Rp43.400. Dengan angka tersebut, Dinar Bahrain menjelma menjadi salah satu mata uang paling berharga di dunia, meskipun negaranya tergolong kecil.
Rial Oman (OMR)
Rial Oman berada di posisi ketiga dalam daftar mata uang terkuat di dunia. Oman memiliki perekonomian yang cukup stabil dengan mengandalkan minyak dan gas, namun pemerintahnya juga aktif melakukan diversifikasi ekonomi ke sektor pariwisata, perikanan, dan logistik.
Nilai Rial Oman tinggi karena negara ini menerapkan kurs tetap dengan dolar Amerika, yaitu sekitar 2,6 USD per 1 OMR. Stabilitas ini sangat dijaga ketat oleh bank sentral Oman agar nilai mata uangnya tetap kuat dan dipercaya oleh investor global. Hingga kini, 1 OMR = 2,60 USD atau sekitar Rp42.400. Tingginya nilai Rial Oman membuktikan betapa kuatnya fundamental ekonomi negara tersebut meskipun tidak sebesar negara-negara Barat.
Dinar Yordania (JOD)
Uniknya, Dinar Yordania masuk ke dalam daftar mata uang terkuat meski negara ini bukan penghasil minyak besar. Kekuatan JOD lebih banyak berasal dari stabilitas kebijakan moneter dan dukungan internasional yang kuat terhadap perekonomian Yordania.
Yordania memang memiliki tantangan besar dalam hal sumber daya alam, namun pemerintah berhasil menjaga nilai mata uang tetap tinggi melalui kurs tetap dengan dolar Amerika. Selain itu, bantuan luar negeri dan sektor pariwisata (seperti Petra dan Laut Mati) menjadi sumber devisa penting. Saat ini, 1 JOD = 1,41 USD atau sekitar Rp23.000. Nilai ini jelas jauh di atas Rupiah, dan menjadikan Dinar Yordania sebagai contoh bahwa kekuatan mata uang tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, tetapi juga stabilitas politik dan kepercayaan pasar.
Poundsterling Inggris (GBP)
Poundsterling adalah salah satu mata uang tertua yang masih digunakan hingga saat ini. Inggris sebagai pusat keuangan global menjadikan Poundsterling tetap menjadi salah satu mata uang paling berpengaruh di dunia. Meskipun sempat mengalami tekanan akibat keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit), Poundsterling tetap mampu mempertahankan nilainya. Hal ini karena London masih menjadi pusat perbankan dan investasi internasional.
Selain itu, Inggris memiliki ekonomi yang maju dengan sektor industri, jasa, dan pendidikan yang sangat kuat. Hingga kini, 1 GBP = 1,26 USD atau sekitar Rp20.600. Angka tersebut menegaskan bahwa Poundsterling masih menjadi salah satu mata uang terkuat sekaligus paling stabil di dunia.
Lima mata uang terkuat di dunia ini menunjukkan bahwa kekuatan mata uang tidak hanya ditentukan oleh besarnya negara atau luas wilayah, tetapi juga kestabilan ekonomi, cadangan devisa, dan kebijakan moneter yang tepat. Dibandingkan dengan Rupiah, nilainya memang terlihat sangat jauh, namun Indonesia memiliki strategi ekonomi yang berbeda sesuai dengan kondisi domestik. Bagi investor atau traveler, memahami perbedaan nilai tukar ini sangat penting karena dapat memengaruhi daya beli serta strategi keuangan internasional.