Harmonisasi Adat dalam Wisuda MTsN Kabupaten Sleman
- https://mtsn10sleman.sch.id/nuansa-adat-j
Budaya, VIVA Bali –Sistem Adat terukir selain bentuk rumah adat. Awalnya Tradisi Jawa Cucuk Lampah dilaksanakan secara terpisah. Begitu juga dengan wisuda sekolah yang religius dan modern untuk pelimpahan syukur atas posisi terakhir manusia dalam belajar.
Tari Cucuk Lampah bukan nama rumah adat khas Jawa. Filosofi adat tidak wujud secara umum seperti bentuk rumah adat yang sesuai ukuran besar dan kecil. Sistem adat melahirkan sistem budaya. Pelajaran hidup adalah buah dari kesehatan dan pelaksanaan sistem adat tertentu.
Sistem adat Suku Jawa khususnya di MTsN 10 Sleman, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dilaksanakan selain yang upacara adat yang normal. Wisuda bisa dilaksanakan secara Adat Jawa. Jika peneliti menganalisis hukum adat suatu daerah.
Maka peneliti menemukan sejarah adat istiadat. Sejarah Adat Aneuk Jamee juga terukir dalam wisuda sekolah. Dilansir dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sleman (2022) Wisuda diikuti oleh 127 peserta didik didampingi orang tua masing-masing.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sleman (2022) menyampaikan bahwa hadir dalam kesempatan itu Kakanmenag Sleman, pengawas madrasah, tokoh masyarakat sekitar, tokoh pendidikan, dan pengurus komite MTsN 10 Sleman.
Wisuda Sekolah Bernuansa Adat Jawa
Aturan adat Jawa melahirkan Prosesi Cucuk Lampah. Lalu Aturan Adat Jawa melahirkan satu dari semua Gending Jawa. Hukum adat Jawa mengatakan bahwa fungsi atau esensi Prosesi Cucuk Lampah adalah menghilangkan pengaruh negatif dalam acara sakral.
Dilansir dari Pemerintah Pedukuhan Tepus (2023) bahwa diambil dari kepercayaan masyarakat Jawa, pelaksanaan Tari Cucuk Lampah memiliki peran penting sebagai penolak bala untuk mengusir segala bentuk energi negatif yang dapat mengganggu kelancaran rangkaian resepsi pernikahan. Hal ini juga berguna dalam prosesi wisuda yang berada di luar pernikahan adat.
Upacara wisuda bernuansa Jawa tidak berdasarkan pakaian adat Jawa semata. Tetapi makna budaya Jawa dan Agama Islam terpancar bersama peralihan dari belajar di MTsN sederajat menuju Madrasah Aliyah Negeri sederajat Tahun 2022. Dilansir dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sleman (2022) bahwa Acara wisuda diawali dengan prosesi kirab para wisudawan dipandu Prosesi Cucuk Lampah beriring alunan Gending Jawa.