Budaya Melaksanakan Misa de Gallo di Filipina
- https://www.gmanetwork.com/news/topstories/nation/969532/pnp-to-deploy-over-70-000-cops-for-simbang-gabi-2025/story/
Budaya, VIVA Bali –Budaya masuk Gereja di negara-negara berbahasa Spanyol atau negara-negara Hispanik adalah menyiapkan hati menjelang Misa Malam Natal setiap tahun menurut ajaran Kristen Katolik. Budaya masuk Gereja Katolik di negara-negara Hispanik yang dimaksud adalah melakukan Misa de Gallo setiap sebelum tanggal pelaksanaan Misa Malam Natal dan Misa Natal menurut ajaran Kristen Katolik. Budaya masuk dan beribadat di dalam Gereja Katolik ini dilaksanakan juga di Gereja Katolik seluruh Negara Filipina. Budaya melaksanakan misa menjelang Misa Malam Natal di Filipina ini disebut Simbang Gabi atau Misa Ayam Jantan. Simbang Gabi dalam bahasa Tagalog berasal dari nama misa menjelang tanggal pelaksanaan Misa Malam Natal dan Misa Natal dalam bahasa Spanyol yang disebut Misa de Gallo. Lobo-on (2021) mencatat seperti yang dipraktikkan di banyak negara Hispanik setiap tahun, umat Katolik di Negara Filipina menyiapkan "Belen," semacam tablo berisi adegan kelahiran Yesus di Gereja Katolik yang seiring berjalannya hari, semakin banyak tokoh yang hadir, kecuali Bayi Yesus, yang akan ditempatkan di adegan tersebut pada Malam Natal. Lobo-on (2021) mengutarakan beberapa orang telah mendramatisir drama itu dengan menampilkan orang-orang yang memerankan tokoh-tokoh tersebut seperti: Bunda Maria, Yusuf, dan Yesus, dengan banyak malaikat kecil yang menyanyikan lagu Natal untuk bayi kecil yang lahir itu.
Misa de Gallo Digelar sebelum Pelaksanaan Misa Malam Natal
Misa de Gallo ini dilaksanakan dengan khidmat dengan menyiapkan hati untuk menyambut kelahiran Yesus sebelum melaksanakan Misa Malam Natal dan Misa Natal di gereja-gereja Katolik di negara-negara Hispanik seperti Negara Filipina. Lobo-on (2021) mengutarakan Misa de Gallo atau Simbang Gabi dilaksanakan 9 hari menjelang pelaksanaan Misa Malam Natal, khususnya di Negara Filipina. Lobo-on (2021) mengutarakan bahwa di Negara Filipina, umat Katolik memiliki tradisi berdoa novena selama sembilan hari kepada Bunda Maria sebelum merayakan Malam Natal dan Hari Raya Natal. Lobo-on (2021) mengatakan setiap hari novena dirayakan dengan umat Katolik melaksanakan misa subuh yang disebut Misa de Gallo, pada pukul 4 pagi waktu Filipina yang bertepatan dengan Waktu Indonesia Tengah sejak 16 Desember. Lobo-on (2021) mengatakan Jam 4 Pagi adalah waktu ketika ayam jantan dan ayam betina membangunkan orang-orang dengan berbagai suara mereka. Lobo-on (2021) menceritakan momen damai yang dilaksanakan sejak 16 Desember dalam Misa de Gallo, menyusul umat Katolik untuk merenungkan Injil atau Alkitab sejak 16 Desember itu dalam keheningan. Lobo-on (2021) mengutarakan tahun 2021 ini, keyakinan bahwa pelaksanaan novena ini adalah waktu yang tepat untuk memohon segala permohonan kepada Tuhan semakin populer karena semua orang yakin bahwa Tuhan akan menjawab keperluan mereka dalam ajaran Kristen Katolik. Lobo-on (2021) mengutarakan semakin banyak orang yang menganut atau melakukan devosi kepada Bunda Maria yang Terberkati ini. Lobo-on (2021) mengatakan pelaksanaan Misa de Gallo selama Masa Adven ini juga merupakan waktu di mana umat paroki Katolik lebih dekat satu sama lain. Lobo-on (2021) menyimpulkan setelah Misa de Gallo selesai dilaksanakan, orang-orang dari kapel ataupun Gereja Katolik yang berbeda bergiliran menyajikan makanan ringan kepada mereka yang hadir, terutama anak-anak di Negara Filipina.