Budaya Melaksanakan Program MasJos di Kota Yogyakarta

Sosialisasi Program MasJos di Kota Yogyakarta
Sumber :
  • https://lingkunganhidup.jogjakota.go.id/detail/index/453

Budaya, VIVA BaliBudaya menyeleksi sampah organik dan non organik adalah melaksanakan upaya membersihkan lingkungan hidup dari barang yang tidak terpakai. Pelaksanaan menyeleksi sampah organik dan non organik ini tidak dilakukan secara kaku di Kota Yogyakarta, Provinsi DIY, dan sekitarnya. Tetapi pelaksanaannya digelar dengan kajian ilmiah yang aman, tepat, dan cocok. Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta (2025) mengutarakan kegiatan sosialisasi MasJos ini mencangkup materi 5 langkah Mas JOS : Pilah Sampah Sesuai Jenis, Sampah Anorganik ke Bank Sampah, Olah Sampah Organik, Habiskan Makanan, hingga Gunakan Wadah Berulang. Sosialisasi ini dilaksanakan dengan kata kunci sosialisasi kebersihan.

img_title Barong Brutuk, Tarian Sakral Berkostum Daun Pisang yang Hanya Ada di Desa Trunyan

Sosialisasi Program " Mas JOS " digelar serentak sampai Reduksi Sampah Organik Rumah Tangga

Pelaksanaan sosialisasi Program MasJos untuk menanggulangi sampah tahun 2025 bertujuan untuk menjadi wadah belajar bersama sebelum masyarakat Kota Yogyakarta, Provinsi DIY, dan sekitarnya mengelola sampah sendiri. Kegiatan ini merupakan pembagian dari upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam kelola sampah dari sektor berbasis rumah tangga. Terkadang sampah rumah tangga tidak termasuk limbah cair rumah tangga. Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta (2025) mengumumkan dari Surat Edaran Wali Kota, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta bersama Forum Bank Sampah (FBS) Kota Yogyakarta, menyelenggarakan Sosialisasi Program "Mas JOS" ( Masyarakat Jogja Olah Sampah ) secara berkala pada 45 Kelurahan se-Kota Yogyakarta. Kegiatan untuk evaluasi kebersihan lingkungan hidup ini merupakan pembagian dari upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber dari sektor terkecil berbasis rumah tangga. Kegiatan ini menjadi positif bagi lingkungan hidup dengan kreativitas dan metode yang cocok. Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta (2025) mengutarakan Sosialisasi Kebersihan yang dimulai sejak 05 Agustus 2025 ini akan berlangsung hingga akhir Agustus 2025, yang menjangkau seluruh  wilayah  kelurahan di Kota Yogyakarta secara bergantian.

img_title Misteri Lawang Sewu, Gedung Seribu Pintu Penuh Cerita Mistis

Kelola sampah dengan pemahaman yang cocok menumbuhkan kemandirian dan rasa aman bagi masyarakat. Pelaksanaan sosialisasi MasJos di Kelurahan Patangpuluhan, Kota Yogyakarta sampai berhasil melaksanakan Budidaya Maggot dan pembuatan Komposter yang bermanfaat bagi masyarakat. Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta (2025) mengutarakan Program Mas JOS diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan serta menjadi model pengelolaan sampah secara partisipasif di tingkat lokal rumah tangga. Verdhayu (2025) menulis laporan Inspektorat Daerah Kota Yogyakarta sebagai Perangkat Daerah Pendamping Program MasJOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) melaksanakan sambang warga dengan memberikan edukasi terkait pengolahan sampah organik, Jum’at 3 Oktober 2025 yang mana warga RT 10 RW 07 Kelurahan Patangpuluhan telah mereduksi sampah organik dari tingkat lokal seperti rumah tangga dengan budidaya Maggot dan pembuatan Komposter di Kelompok Tani Winongo Asri.