Simak! 7 Mitos Olahraga yang Salah Kaprah dan Faktanya

Kumpulan peralatan beberapa cabang olahraga
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/sports-tools_18415697.htm

Menurut WHO, olahraga aerobik dengan intensitas sedang hingga berat minimal 30 menit per hari, lima kali seminggu, sudah cukup untuk meningkatkan kebugaran dan membantu menurunkan berat badan.Kunci utama justru terletak pada konsistensi, bukan lamanya durasi olahraga.

3. Rasa Sakit Setelah Olahraga Tanda Latihan Berhasil

Banyak orang percaya bahwa rasa sakit setelah olahraga adalah tanda bahwa latihan berhasil dilakukan. Faktanya, olahraga yang sehat seharusnya tidak membuat tubuh tersiksa. Rasa nyeri setelah olahraga bisa muncul, tetapi biasanya bersifat sementara. Jika rasa sakit berlebihan atau menetap, hal ini justru bisa menjadi tanda cedera akibat olahraga yang terlalu ekstrem.

4. Lari Merusak Lutut

Lari sering dianggap sebagai olahraga yang bisa merusak sendi lutut karena memberikan tekanan berlebih pada kaki. Faktanya, penelitian dalam jurnal Human Movement Science menemukan bahwa berlari justru dapat meningkatkan massa otot kaki serta kepadatan tulang. Selama Anda memiliki kondisi lutut normal dan berat badan ideal, lari tidak akan menimbulkan masalah serius pada sendi lutut.

5. Waktu Terbaik Berolahraga Hanya Pagi Hari

Banyak orang meyakini bahwa olahraga paling baik dilakukan pada pagi hari karena udara lebih segar dan bisa meningkatkan metabolisme. Faktanya, tidak ada waktu yang benar-benar paling ideal untuk berolahraga.  Menurut American Heart Association, manfaat olahraga bisa dirasakan kapan saja selama dilakukan secara konsisten.