Waspada! 5 Barang Ini Sering Dibeli tapi Bikin Rumah Berantakan
- https://www.freepik.com/free-photo/nice-looking-lady-inside-modern-apartment-room-prepare-trip_6889400.htm
Lifestyle, VIVA Bali – Belanja sering kali menjadi aktivitas menyenangkan, apalagi dengan banyaknya promo dan tren baru yang mudah ditemukan di toko online maupun pusat perbelanjaan. Namun, tidak semua barang yang dibeli benar-benar bermanfaat. Sebagian justru hanya memenuhi rumah tanpa digunakan secara maksimal, sehingga menimbulkan kesan berantakan.
Kerap kali rumah terlihat semrawut bukan hanya karena kurangnya ruang penyimpanan, tetapi juga akibat kebiasaan membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Banyak orang tergoda oleh diskon, tren, atau sekadar dorongan sesaat saat berbelanja. Akibatnya, barang menumpuk dan membuat hunian terasa semakin penuh.
Berikut lima jenis barang yang paling sering menjadi penyebab rumah berantakan meskipun awalnya dianggap penting.
1. Mainan Anak-Anak
Anak-anak biasanya hanya memiliki beberapa mainan favorit. Namun, orang tua sering kali membeli terlalu banyak mainan dengan harapan anak akan lebih terhibur. Hasilnya, mainan menumpuk di setiap sudut rumah tanpa pernah disentuh kembali.
2. Peralatan Dapur yang Jarang Dipakai
Peralatan dapur kerap menjadi godaan bagi siapa saja yang gemar memasak. Mulai dari mesin pembuat waffle hingga alat panggang mini, banyak dibeli karena terlihat praktis. Sayangnya, sebagian besar jarang dipakai dan hanya memenuhi lemari dapur.
3. Barang Tren Sesaat
Produk-produk yang sedang populer di media sosial sering membuat orang tergoda untuk membelinya. Mulai dari peralatan olahraga, dekorasi rumah, hingga aksesori unik. Barang-barang ini biasanya kehilangan daya tarik begitu tren mereda, lalu berakhir menjadi tumpukan tak terpakai.
4. Makeup dan Skincare Berlebihan
Produk kecantikan merupakan salah satu jenis barang yang sering menumpuk tanpa disadari. Banyak orang membeli lebih dari yang dibutuhkan dengan alasan mencoba produk baru. Padahal, sebagian besar produk berisiko kedaluwarsa sebelum benar-benar habis dipakai.
5. Pakaian Fast Fashion
Pakaian fast fashion yang murah dan trendi memang menggoda, tetapi kualitasnya sering kali tidak bertahan lama. Lemari pun cepat penuh dengan pakaian yang jarang digunakan atau bahkan rusak setelah beberapa kali dicuci.
Mengurangi kebiasaan membeli barang tanpa perencanaan menjadi langkah penting untuk menjaga rumah tetap rapi. Memilih barang sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan, akan membantu menciptakan hunian yang nyaman sekaligus menjaga kondisi keuangan tetap sehat.