Zulkifli Hasan Dikritik Usai Santap Sate dan Pegang Cerutu Saat Kunjungan ke Aceh

Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN)
Sumber :
  • Instagram: arianto1404 https://www.instagram.com/p/DSRfs2siVg7/

Aceh, VIVA Bali – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan kembali menuai kritik warganet usai beredar video yang memperlihatkan dirinya makan di salah satu kuliner legendaris di Bireuen, Aceh, setelah meninjau lokasi terdampak banjir.

img_title Serahkan Kajian Akademik ke Ketua DPRD Banyuwangi, GMNI Banyuwangi Dorong Legislasi yang Transparan dan Partisipatif

Dalam video yang viral di media sosial, Zulkifli Hasan atau Zulhas terlihat menyantap sate di Sate Tubaka Matang bersama timnya. Pada momen tersebut, Zulhas tampak memegang cerutu di tangan kirinya. Video itu kemudian memicu respons negatif dari sejumlah pengguna media sosial yang menilai tindakan tersebut kurang sensitif terhadap kondisi masyarakat Aceh yang terdampak banjir.

Dilansir dari VIVAnews, perhatian publik juga tertuju pada cerutu yang dipegang Zulhas. Sejumlah warganet di media sosial Threads mengunggah informasi bahwa cerutu tersebut diduga bermerek Cohiba 55 Aniversario Edición Limitada 2021.

img_title Cara Mengatasi HP Lag Saat Bermain Game dengan Langkah Praktis

Berdasarkan penelusuran warganet yang mengacu pada situs Finest Cuban Cigars, satu boks cerutu berisi 10 batang disebut dijual seharga 4.500 dolar AS atau setara sekitar Rp74,9 juta. Dengan demikian, harga satu batang cerutu diperkirakan mencapai hampir Rp7,9 juta.

Informasi tersebut langsung memicu gelombang komentar pedas. Sejumlah warganet membandingkan gaya hidup pejabat dengan kondisi warga terdampak banjir yang masih kesulitan air bersih dan listrik. Kritik juga disertai sindiran terkait harga cerutu yang dinilai tidak sebanding dengan penderitaan masyarakat di lokasi bencana.

img_title Urutan Menonton Anime Naruto Tanpa Bingung Beserta Daftar Filler

Di tengah sorotan publik, Zulhas tetap menegaskan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh. Dilansir dari keterangan resmi, Zulhas meninjau langsung dampak kerusakan akibat banjir di Desa Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen, pada Minggu, 13 Desember 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas berdialog dengan warga dan petani yang terdampak banjir pada 26 November 2025. Lahan pertanian seluas sekitar 530 hektare dilaporkan rusak total, sementara infrastruktur pertanian seperti saluran irigasi tertutup lumpur dan mengalami kerusakan.

Zulhas memastikan pemerintah akan hadir membantu pemulihan sektor pertanian, sesuai instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan perbaikan infrastruktur pertanian pascabencana sebagai prioritas pemerintah.