Manajer Kickboxing Indonesia Mengaku Diperlakukan Tak Layak di SEA Games 2025 Thailand

Manajer Kickboxing Indonesia Diintimidasi dan Dideportasi WAKO
Sumber :
  • https://www.viva.co.id/foto/1867877-sea-games-2025-keterlaluan-manajer-kickboxing-indonesia-diintimidasi-dan-dideportasi-wako-konfederasi-asia

Bangkok, Viva Bali – Perlakuan tidak menyenangkan dialami Manajer Kickboxing Indonesia, Rosi Nurasjati, saat menjalankan tugas resmi pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Rosi mengaku diperlakukan layaknya kriminal oleh WAKO Konfederasi Asia saat berada di sekitar venue kickboxing.

img_title Prabowo Apresiasi 91 Emas SEA Games 2025, Tegaskan Bonus Atlet Harus Ditepati

Insiden tersebut terjadi di Hotel Lasantel Suvarnabhumi, Bangkok. Rosi dituding melanggar aturan karena kerap berada di area venue, meski ia datang dengan penugasan resmi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Dikutip dari VIVAnews, tudingan itu berujung pada upaya pemaksaan agar Rosi meninggalkan Bangkok.

Peristiwa itu bahkan melibatkan aparat kepolisian Thailand. Rosi mengaku nyaris ditangkap dan dibawa ke kantor polisi, serta paspornya hendak diambil secara paksa berdasarkan rekaman CCTV yang menunjukkan dirinya berada di sekitar venue.

img_title Media Vietnam Soroti Indonesia Tembus 91 Emas di SEA Games 2025 Thailand

“Saya diperlakukan seperti penjahat. Ada belasan polisi bersenjata lengkap membawa anjing pelacak dan mobil patroli hendak membawa saya ke kantor polisi,” ujar Rosi, Minggu, 14 Desember 2025.

Ia menambahkan, paspornya sempat hendak diambil oleh aparat kepolisian yang datang ke lokasi. Situasi tersebut menyedot perhatian warga sekitar hingga seorang saksi mata warga negara Indonesia menegur aparat karena dinilai tidak memiliki kewenangan maupun surat tugas.

img_title Indonesia Kunci Runner-up SEA Games 2025, Peluang Tambah Medali di Hari Terakhir

Setelah mendapat penjelasan, polisi Thailand akhirnya mengurungkan niat menangkap Rosi. Saksi mata tersebut kemudian melaporkan kejadian ini kepada Menteri Hukum RI, Duta Besar RI untuk Thailand, serta menyarankan agar laporan disampaikan kepada Pimpinan Kontingen Indonesia SEA Games 2025.

Rosi juga mengungkap tekanan dari WAKO Konfederasi Asia yang memintanya menandatangani surat pernyataan untuk meninggalkan Bangkok paling lambat Minggu, 14 Desember 2025. Jika menolak, seluruh atlet Kickboxing Indonesia terancam didiskualifikasi dari SEA Games 2025.

Imbas insiden ini turut dirasakan pelatih Kickboxing Indonesia, Sadarmawati Icen Simbolon, yang ID Card dan paspornya sempat hendak ditahan. Rosi menyebut dokumen tersebut akan dikembalikan jika ia bersedia meninggalkan Thailand.

“Saya tersandera. Kalau saya tidak kembali ke Jakarta, pelatih tidak bisa mendampingi atlet,” kata Rosi.

Rosi menduga perlakuan tersebut berkaitan dengan tuduhan lama WAKO Konfederasi Asia, termasuk protesnya terhadap hasil pertandingan internasional serta persoalan iuran organisasi. Padahal, penunjukannya sebagai manajer telah diakui resmi oleh Kemenpora RI.

Halaman Selanjutnya
img_title