Tabanan dan Klungkung Punya Kantor Imigrasi Baru, Layanan WNA Makin Mudah
- https://www.imigrasi.go.id/berita/2020/10/20/tiga-kantor-imigrasi-bali-terima-308-pengajuan-paspor-saat-masuki-normal-baru
Denpasar, VIVA Bali –Tabanan dan Klungkung kini punya kantor Imigrasi baru, memudahkan WNA urus paspor dan izin tinggal, sekaligus perkuat pengawasan dan dukung pariwisata Bali.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, mengatakan, wilayah Tabanan dan Klungkung selama ini memiliki kebutuhan layanan imigrasi yang tinggi.
“Wilayah yang memerlukan layanan signifikan kini dapat terakomodasi dengan optimal,” ujar Yuldi melalui keterangan pers. Kamis, 13 November 2025.
Dengan adanya kantor baru, proses layanan seperti paspor dan izin tinggal diharapkan menjadi lebih cepat dan mudah.
Dilansir dari antaranewsbali.com, Kantor Imigrasi Tabanan berada di Jalan Arjuna 2 Delod Peken, tepat di belakang Kantor Bupati, sementara kantor di Klungkung berlokasi di Jalan Semarapura.
Kedua kantor dikategorikan tipe kelas III non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), namun tetap menyediakan layanan lengkap bagi WNA dan WNI.
Selain mempermudah urusan dokumen, kantor baru ini juga berfungsi memperkuat pengawasan dan penindakan pelanggaran keimigrasian serta memudahkan koordinasi antar instansi terkait.
“Kehadiran kantor ini diharapkan dapat meringankan beban pelayanan di Kantor Imigrasi Denpasar,” tambah Yuldi.
Sebelumnya, Bali memiliki beberapa kantor imigrasi TPI, antara lain Imigrasi Ngurah Rai yang melayani Kuta, Kuta Utara, dan Kuta Selatan, serta Imigrasi Singaraja yang menangani Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.
Penambahan kantor ini juga dinilai penting untuk mendukung sektor pariwisata Bali.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, selama Januari–September 2025 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 5,29 juta orang, naik sekitar 11,5 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Wisatawan terbanyak datang dari Australia, diikuti India, China, Korea Selatan, Inggris, Prancis, Amerika Serikat, Malaysia, Jerman, dan Jepang.
“Kami berharap layanan ini tidak hanya mempermudah WNA, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Pulau Dewata,” tutup Yuldi.
Dengan hadirnya kantor baru di Tabanan dan Klungkung, layanan keimigrasian di Bali kini lebih dekat, cepat, dan efisien.