Mayat Pria Ditemukan di Depan Kos Dirga
- https://www.instagram.com/p/DP--eiikYlk/?igsh=Z2dqNjhvamlqcDN6&img_index=4
Mataram, VIVA Bali –Personel Polsek Sandubaya Polresta Mataram merespons cepat laporan warga terkait penemuan sesosok mayat di depan Kos Dirga, Jalan Pertanian Gang Temas, Lingkungan Karang Kecicang, Kelurahan Cakra Selatan, Kecamatan Cakranegara, pada Sabtu malam, 18 Agustus 2025 sekitar pukul 22.30 Wita, dilansir dari akun Instagram resmi @polresta_mataram.
Begitu menerima laporan dari masyarakat, piket Pawas bersama piket fungsi Polsek Sandubaya langsung bergerak ke lokasi. Petugas segera melakukan langkah awal penanganan, termasuk mengamankan area dengan memasang police line, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan aparat lingkungan setempat.
Korban diketahui bernama Kamil Ananda Supardi (43), warga Dusun Nyiur Lembang Daye, Desa Nyiur Lembang, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap di dekat sepeda motornya dan telah tidak bernyawa.
Tak lama kemudian, Tim Inafis Polresta Mataram tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi forensik serta pengumpulan bukti ilmiah. Pemeriksaan fisik awal dilakukan oleh tenaga medis dari Puskesmas Gerung Butun sebelum korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Mataram untuk pemeriksaan lanjutan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka lebam di beberapa bagian tubuh korban. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum dan autopsi dari RS Bhayangkara. Dokter menduga korban meninggal akibat serangan jantung, dan tidak ditemukan indikasi kekerasan.
Kapolsek Sandubaya, AKP Niko Herdianto melalui Pawas yang bertugas malam itu menegaskan, langkah cepat yang diambil jajarannya merupakan bentuk komitmen Polsek Sandubaya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Begitu laporan masuk, anggota kami langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi aman dan tertangani dengan baik. Setiap laporan masyarakat akan kami respon dengan cepat dan profesional,” kata AKP Niko.