Spearfishing Berujung Hilang di Kutampi
- https://www.instagram.com/p/DPyTAe-CX0T/?img_index=1&igsh=MXdkZmN4ZG5qcnhoNg%3D%3D
Nusa Penida, VIVA Bali –Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pekerja mekanik di salah satu bar di Nusa Penida yang dilaporkan hilang saat melakukan spearfishing di Perairan Kutampi, Selasa, 14 Oktober 2025.Aktivitas tersebut dilakukan korban pada Senin, 13 Oktober 2025 sekitar pukul 17.00 WITA.
Dilansir dari akun Instagram resmi @kantorsar_denpasar, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan pada pukul 10.30 Wita. Berdasarkan keterangan yang diterima, korban bernama Rizki Ardiansyah, tercatat sebagai warga Labuan Kenangan, Kecamatan Tambora, Nusa Tenggara Barat. Menurut saksi mata, korban turun ke laut seorang diri dengan perlengkapan sederhana. Ia hanya membawa tabung oksigen, tembakan ikan, pemberat, dan celana tanpa baju. Rekannya mulai khawatir setelah sekitar 15 menit korban tak kunjung muncul ke permukaan.
Menanggapi laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) beserta lima personel dari Unit Siaga SAR Nusa Penida.
“Tim yang dikerahkan sudah dilengkapi peralatan diving untuk menyelam melakukan pencarian, kemungkinan korban terbawa arus bawah laut,” terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
Tim berangkat dari Dermaga Sampalan pada pukul 10.50 Wita. Personel SAR langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diperkirakan menjadi titik hanyutnya korban.
“Kami sudah perhitungkan pergerakan arus dan angin, terukur dari posisi korban memulai aktivitas spearfishing,” jelas Sidakarya.
Sorti pertama dilaksanakan pukul 11.30 WITA selama 30 menit dan dilanjutkan hingga pukul 12.30 WITA. Penyelaman tambahan dilakukan pukul 14.10 WITA melibatkan empat orang dari Basarnas, TNI AL, dan water sport Esa-G. Hingga saat ini, hasil pencarian masih nihil dan akan kembali dilanjutkan esok hari.