Pola Makan Seimbang untuk Pemula

Sarapan kaya protein dan serat.
Sumber :
  • https://ugm.ac.id/wp-content/uploads/2021/08/27082116300211371777479577.jpg

 

img_title Bukan Sekadar Sendirian, Ini Alasan Me Time Bisa Bantu Kamu Berkembang

Jadi, mengontrol porsi makan sangat penting. Agar seluruh zat gizi yang dibutuhkan dapat diserap oleh tubuh dengan baik. Cara mudahnya adalah dengan membagi empat bagian dalam piring, yaitu setengah bagian untuk sayur dan buah, seperempat untuk protein, dan seperempat sisanya untuk biji-bijian. 

 

img_title Punya Asam Lambung? Ini Pilihan Menu Pagi yang Lebih Ramah untuk Perut

Jika makan dengan ukuran porsi yang salah dapat menimbulkan dampak negatif pada berat badan, metabolisme, keseimbangan hormon, dan energi.

4. Hindari Makanan dan Minuman Tinggi Lemak, Gula, dan Garam

img_title Nongkrong Bukan Cuma Ngopi, Ini Alasan Gen Z Betah Berjam-jam di Coffee Shop

Dalam metabolisme tubuh, kita membutuhkan sedikit dari beberapa komponen zat gizi seperti lemak, protein, karbohidrat dan vitamin. Jumlah yang kita perlukan untuk metabolisme sudah diatur oleh sistem kerja tubuh.

Contohnya lemak, untuk metabolisme tubuh kita memerlukan sedikit lemak jenuh, namun harus diperhatikan agar tidak terlalu banyak konsumsi makan berlemak. Karena dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam darah, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Lemak jenuh banyak ditemukan pada makanan, seperti daging berlemak, sosis atau olahan daging, mentega, keju keras, krim dari susu sapi, cake, dan biskuit.

Makanan dengan kandungan gula yang tinggi juga perlu dihindari. Karena dapat meningkatkan risiko obesitas dan kerusakan pada gigi. Tanpa sadar kita sering konsumsi makanan tinggi gula seperti, cake, sereal sarapan manis, puding, kue kering, permen, minuman soda manis, minuman beralkohol dan cokelat batangan.

Selanjutnya, yang perlu dihindari adalah makanan tinggi kandungan garam. Terlalu banyak asupan garam juga dapat menyebabkan masalah kesehatan, utamanya meningkatkan tekanan darah. Orang dengan tekanan darah tinggi (hipertensi) lebih berisiko terkena penyakit jantung atau stroke. Untuk itu, jauhi makanan asin atau yang banyak mengandung garam.

5.Perbanyak Minum Air

Perbanyak minum air dalam sehari, untuk mencegah kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi. Disarankan untuk minum 6 hingga 8 gelas air dalam sehari. Jumlah tersebut tidak termasuk dari cairan dalam makanan yang dikonsumsi.

 

Semua minuman non-alkohol sangat penting, tetapi air, susu rendah lemak, dan minuman rendah gula, termasuk teh dan kopi (tanpa gula), adalah pilihan yang lebih sehat.

Halaman Selanjutnya
img_title