Menjaga Keseimbangan Alam dalam Nyobeng Dayak Bidayuh
- https://sahan.digitaldesa.id/potensi/acara-nyobeng-suku-dayak-bidayuh-dusun-nibung-desa-sahan
Budaya, VIVA Bali –Kepedulian dalam menjaga alam adalah budaya luhur. Budaya luhur ini dipelihara dalam adara adat. Ada upacara adat yang religius dilaksanakan oleh masyarakat Suku Dayak Bidayuh, Kabupaten Bengkayang, provinsi Kalimantan Barat yang mana mengutamakan kekuasaan Jubata atau Tuhan kepada alam. Upacara adat ini dilaksanakan turun-temurun mengikuti zona Waktu Indonesia Barat. Pengurus Desa Sahan (2026) menguraikan Nyobeng adalah ritual adat memandikan atau membersihkan tengkorak kepala manusia hasil mengayau (perang) oleh nenek moyang suku Dayak Bidayuh yang ada di Desa Sahan, Kecamatan Seluas, Bengkayang, Kalimantan Barat untuk menjaga keseimbangan alam.
Nyobeng Dayak Bidayuh Digelar Rutin di Kabupaten Bengkayang
Nyobeng Kabupaten Bengkayang dilaksanakan seperti Gawai Dayak karena bernuansa bahagia. Pemerintah Kabupaten Bengkayang (2025) mengutarakan proses Nyobeng Kabupaten Bengkayang adalah melibatkan tarian tradisional, ritual adat oleh pemangku adat, serta prosesi unik lainnya di antaranya memanjat bambu secara terbalik, bahkan ritual ini juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antarwarga dan mengenang jasa leluhur.