Siaran Langsung TikTok Jadi Sorotan Polisi di Tengah Aksi Demo Buruh, Ternyata Ini Alasannya

Ilustrasi ribuan orang melakukan aksi demo buruh
Sumber :
  • https://www.tvonenews.com/berita/nasional/365804-minta-pendemo-tidak-live-tiktok-dan-berharap-dapat-gift-polisi-juga-bakal-lakukan-pemantauan-di-media-sosial-selama-demo-berlangsung?page=all

Jakarta, VIVA BaliPolda Metro Jaya mengimbau massa buruh yang menggelar aksi di Istana Negara hingga DPR untuk tidak melakukan siaran langsung di TikTok dengan tujuan mencari gift.

Polisi Terjunkan Ribuan Personel untuk Amankan Aksi Demo Buruh, Kapolda Tegaskan Tanpa Senjata Api

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam menilai aktivitas live TikTok saat aksi unjuk rasa kerap disalahgunakan demi hadiah virtual, sehingga mengaburkan tujuan utama demonstrasi.

“Ini ada metode baru, ini mudah-mudahan tidak terjadi lagi, mengajak masyarakat untuk melakukan aksi dengan live TikTok. Mohon maaf dengan live sebuah media sosial yang metodenya kalau tidak salah berharap ada gift ada hadiah dan lain sebagainya,” ujar Ade Ary Syam di Mapolda Metro Jaya. Kamis 28 Agustus 2025.

Polisi Cegat 120 Pelajar Ikut Demo Buruh di Depan Gedung DPR

Selain itu, Kombes Pol Ade Ary menegaskanpihak kepolisian akan melakukan pemantauan terhadap aktivitas media sosial selama aksi berlangsung.

Lebih lanjut, petugas juga akan memberikan edukasi jika menemukan siaran langsung yang berisi ajakan provokatif, termasuk yang melibatkan pelajar.

Kasus Penculikan dan Pembunuhan Pejabat BRI, Polisi Amankan 15 Orang

“Kami melakukan pemantauan, melakukan edukasi. Tim juga sudah melakukan komunikasi memberikan imbauan saat menemukan ada yang sedang live menyampaikan ajakan-ajakan yang bersifat provokasi kemudian mengajak pelajar ini juga dilakukan edukasi,” ucap Ade Ary Syam

“Apabila nanti ada ditemukan perbuatan pidana, kemudian ada pihak yang dirugikan, tentunya akan kami lakukan upaya-upaya penegakan hukum ya,” sambung Ade Ary Syam, dilansir dari laman tvonenews.com.

Ade Ary mengingatkan seluruh pihak agar menggunakan media sosial secara bijak.

Sebagai informasi, untuk mengawal jalannya aksi Polda Metro Jaya menyiapkan 4.531 personel gabungan yang terdiri atas 2.174 personel Polda Metro Jaya, 632 personel Polres.

Selain itu, 1.725 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari TNI AD, Marinir, Brimob Mabes, Den C, Kodim Jakarta, Kogas Sabhara, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.