Benarkah Nampan Program MBG Mengandung Minyak Babi? ini Kata Hasan Nasbi

Hasan Nasbi menjawab dugaan nampan MBG mengandung minyak babi
Sumber :
  • https://www.antaranews.com/berita/5065573/pco-soal-isu-nampan-mbg-mengandung-minyak-babi-bisa-uji-laboratorium

Jakarta, VIVA Bali – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan dugaan kandungan minyak babi pada nampan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dibuktikan melalui uji laboratorium. 

Ribuan Massa Padati DPR, Said Iqbal Tegaskan Aksi Damai Partai Buruh Tak Akan Anarkis

Hasan Nasbi menyebut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) maupun laboratorium independen bisa memastikan kebenaran dugaan tersebut. Dalam agenda Bincang Santai di Kantor PCO, Gambir, Jakarta Pusat. Selasa 26 Agustus 2025.

"Kalau pembuktian, misalnya soal nampan itu, nanti kan bisa diuji lah. Nampannya begitu sampai di sini, bisa diuji di BPOM, juga bisa diuji di laboratorium independen, benar nggak begitu," ujar Kepala PCO Hasan Nasbi. Rabu, 27 Agustus 2025

6 Tuntutan Buruh Disuarakan Said Iqbal, DPR dan Pemerintah Jadi Sorotan

Lebih lanjut, Hasan Nasbi mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum diverifikasi oleh otoritas berwenang agar tidak menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

“Jadi, itu pentingnya kita tidak gampang termakan isu yang sensitif, dan itu kan perlu diperiksa," kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, dilansir dari antaranews.com.

Kemendes PDT Dorong Alumni LPDP Non-ASN Kembangkan Wisata Desa Berbasis Ekosistem

Sebelumnya, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) mendesak pemerintah agar segera memastikan food tray atau nampan program MBG aman, sehat, dan halal.

Ketua Umum PP IPNU, Muhammad Agil Nuruz Zaman menilai penggunaan produk impor berpotensi menimbulkan masalah kualitas dan kehalalan, sehingga sebaiknya melibatkan produsen lokal.

Selain itu, Pengurus IPNU, Ahmad Muzakki Wafa menyampaikan pihaknya tengah melakukan uji laboratorium terhadap dua sampel nampan impor asal Tiongkok di PT Sucofindo.

Uji tersebut dilakukan menyusul dugaan penggunaan pelumas berbasis hewani, termasuk yang diharamkan umat Muslim dalam proses pencetakan produk.

Sebagai pembanding, produk lokal disebut memakai pelumas nabati yang dinilai lebih aman dan sesuai standar halal.

IPNU berharap hasil uji laboratorium yang diperkirakan keluar dalam satu hingga dua hari ke depan, dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengutamakan keamanan serta keberkahan program MBG.