Mahfud MD Bongkar Bahaya Mengerikan Jika DPR Dibubarkan

Mahfud MD membeberkan bahaya besar jika DPR dibubarkan
Sumber :
  • https://www.instagram.com/p/DLcIW_bpd2n/?igsh=MmI2aDU0cjJqcm0=

Jakarta, VIVA Bali –Wacana pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali mencuat di tengah sorotan publik soal kinerja para wakil rakyat. 

TGB Hadiri Sidang Kasus Korupsi Pembangunan NCC, Sebut Tidak Pernah Delegasikan Rosyadi Tanda Tangan PKS

Namun, pernyataan mengejutkan datang dari Mahfud MD, mantan Menko Polhukam, yang mengingatkan bahwa langkah tersebut bisa membawa Indonesia ke situasi yang jauh lebih mengerikan.

Dalam perbincangan eksklusif di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Mahfud MD tegas menyebut pembubaran DPR bukan solusi, meski kinerja lembaga legislatif banyak menuai kritik.

Yuk, Kenali Mitos dan Fakta Tentang Matcha!

“Sejelek apapun DPR dan parpol sekarang itu jangan berpikir untuk dibubarkan. Situasinya akan lebih buruk lagi. Kekuasaan itu diberikan tanpa ada DPR,” kata Mahfud. Rabu 27 Agustus 2025.

Pernyataan itu sontak bikin publik geger, karena selama ini kritik terhadap DPR begitu deras, mulai dari tudingan kolusi dengan pemerintah hingga keterlibatan dalam pembuatan undang-undang kontroversial. 

Resep Udang Krispi Saus Telur Asin, Gurihnya Bikin Ketagihan!

Namun Mahfud justru mengingatkan bahwa tanpa DPR, demokrasi di Indonesia bisa lumpuh total.

Mahfud tak asal bicara, dengan menilik sejarah Indonesia di era Presiden pertama RI, Soekarno, yang sempat membubarkan DPR dan MPR lewat Dekret Presiden 1959.

“Dulu, hingga tahun 1959, Bung Karno bilang yang merusak Indonesia adalah partai politik, berarti DPR kan. Oleh sebab itu, mari kita kuburkan partai politik. Nggak lama setelah itu Bung Karno keluarkan dekret, DPR juga, MPR dibubarkan, konstituante dibubarkan. Berarti kuasa tunggal,” jelas Mahfud.

Pada awalnya langkah Bung Karno justru disambut baik oleh rakyat karena dianggap menyelesaikan pertikaian politik yang berkepanjangan, tapi situasi berubah drastis.

“Semula bagus, disambut gitu. Tapi lama-lama karena DPR-nya nggak ada, Bung Karno semakin lama semakin jauh bertindak sendiri. Undang-undang nggak pernah dibuat lagi. Yang dibuat waktu itu penetapan presiden (penpres). Itu undang-undang, tapi dibuat sendiri oleh Bung Karno,” ungkap mantan Calon Wapres 2024 ini. 

Penpres kala itu punya kekuatan hukum setara undang-undang, sehingga bisa dipakai untuk menghukum orang, menangkap, bahkan membubarkan pengadilan tanpa ada mekanisme check and balance.

Daripada memikirkan pembubaran, Mahfud menilai jalan terbaik adalah memperbaiki kinerja DPR agar kembali ke fungsi utamanya sebagai wakil rakyat.

“Sekarang tinggal kita perbaiki aja DPR. Kan DPR sekarang digugat karena mereka itu sepertinya memfungsikan diri tidak sebagai wakil rakyat. Terkadang berkolusi juga dengan istana, kadang-kadang di dalam pembuatan undang-undang, macem-macem. Nah itu aja diperbaiki,” ujar Mahfud. 

Mahfud menegaskan, demokrasi memang tidak sempurna, tapi keberadaan DPR tetap penting sebagai salah satu pilar negara. 

Sebab tanpa DPR, kekuasaan hanya akan bertumpu pada presiden, dan itu berbahaya bagi masa depan bangsa.

“Sejelek apapun DPR, tetap harus ada. Kalau dibubarkan, yang terjadi justru kekuasaan absolut,” kata Mahfud.

Pernyataan Mahfud MD langsung viral di media sosial.

Banyak netizen yang awalnya mendukung ide pembubaran DPR, kini mulai berpikir ulang setelah mendengar penjelasan historis tersebut.

“Benar juga, kalau nggak ada DPR nanti presiden bisa seenaknya bikin aturan. Jadi kayak zaman otoriter lagi,” tulis salah satu komentar di TikTok.

Namun, tak sedikit pula yang menilai DPR memang sudah kelewat jauh meninggalkan aspirasi rakyat, sehingga perbaikan yang diusulkan Mahfud harus segera dilakukan.