Petani Susah Dapatkan Pupuk Subsidi, Kementan Klaim Realisasi Baru 59 Persen
- https://m.antaranews.com/berita/712049/@antaraambon
Total alokasi pupuk subsidi tahun ini mencapai 9,55 juta ton, meningkat signifikan dibandingkan kuota 2024 yang hanya 4,7 juta ton.
Rinciannya terdiri dari 500.000 ton urea, 4,26 juta ton NPK, 147.000 ton NPK formula khusus, dan 4,63 juta ton pupuk organik.
Pemerintah juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 44 triliun untuk memastikan kebutuhan pupuk para petani terpenuhi.
Meski klaim pemerintah sudah jelas, di lapangan masih ada keluhan keterlambatan distribusi di beberapa daerah sehingga menimbulkan persepsi seolah pupuk bersubsidi langka.
Namun, Kementan menegaskan, sepanjang data eRDKK terpenuhi, seluruh petani akan mendapatkan haknya sesuai alokasi.
Dengan angka realisasi yang baru mencapai 59 persen, pemerintah optimistis bahwa stok pupuk masih cukup untuk menghadapi musim tanam mendatang.
Sehingga, meski rumor kelangkaan beredar, kondisi sebenarnya menunjukkan ketersediaan pupuk subsidi aman dan siap didistribusikan.